Saat Forum Konsultasi Publik, Bupati Tegaskan Perangkat Daerah Aktif Melihat peluang Sumber APBD Riau dan APBN

0
253

Bangkinang Kota, (auramedia.co)-Bupati Kabupaten Kampar H.Catur Sugeng Susanto SH membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka penyusunan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kampar Tahun 2022 di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Kampar. Selasa (15/12)

Bupati Kampar menegaskan kepada seluruh perangkat daerah untuk menyusun RPKD masing-masing dalam upaya pencapaian target kerja pembangunan Kabupaten Kampar.

“Masih ada peluang untuk mendapatkan sumber pendanaan baik dari APBD Provinsi maupun APBN, untuk itu saya minta peran aktif kepala perangkat daerah untuk meraih peluang pendanaan dimaksud sebagaimana yang telah kita lakukan di tahun 2020.”ujar Catur

Bupati Kampar menjelaskan bahwa pelaksanaan FKP Rancangan Awal RKPD tahun 2022 sampai sangat erat hubungannya dengan rencana APBD Kabupaten Kampar Tahun 2022, untuk itu diminta kepada pòerencana perangkat daerah tetap konsisten dengan kesepakatan forum ini guna mencapai tujuan pembangunan Kabupaten Kampar.

Sebelumnya Bupati Kampar mengatakan Forum ini merupakan wadah musyawarah yang melibatkan pemangku kepentingan Kabupaten Kampar untuk pemutakhiran Rancangan Awal RKPD, dokumen rancangan Awal RKPD tahun 2022, akan menjadi acuan oleh Perangkat Daerah untuk menyusun Rancangan Renja Perangkat Daerah, dengan demikian Rancangan Renja Perangkat Daerah harus mengacu kepada program prioritas yang tertuang dalam Rancangan Awal RKPD Tahun 2022.

Secara rinci Bupati Kampar menyampaikan Dari evaluasi dan data yang ada, dari sisi ekonomi makro estimasi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kampar lima tahun terakhir tahun 2017-2021 cenderung mengalami fluktuasi. Pada tahun 2020 ini, seluruh negara di dunia dilanda oleh Pandemi Corono virus deasease 2019 (Covid-19), termasuk Indonesia, hal ini mengakibatkan pertumbuhan ekonomi menjadi negatif, begitu juga halnya dengan provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kampar juga mengalami dampak pertumbuhan terkoreksi yang hampir mendekati nol pada triwulan IV Tahun ini. Pada tahun 2020, pemerintah Kabupaten Kampar memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2,90 persen, sementara itu terkoreksi pada 1,80 persen.

“Prihal ini sangat jauh dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2019 yakni sebesar 3,88 persen, berdasarkan hal tersebut, kita perlu melakukan langkah langkah preventif untuk menghadapi krisis akibat Covid-19 ini, dengan memprioritaskan pada pemulihan sektor kesehatan, pemulihan sektor ekonomi, dan pemulihan sektor Sosial.”Ucap Catur Lagi

Bupati Kampar juga mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 sebesar 3,00 persen, tahun 2018 sebesar 1,90 persen, pada tahun 2019 sebesar 3,88 persen, pada tahun 2020 sebesar 2,90 persen, pada tahun 2021 diperkirakan sebesar 2,96 persen dan pada Tahun 2022 diperkirakan sebesar 1,95 persen.

Hadir Forkopimda, Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir Azwan M.Si, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar serta Camat. (Redaksi)