BPPW Riau Serahkan Ke Kampar, Bupati Sebut IPLT ini Bermanfaat untuk Tingkatkan PAD

0
222

Bangkinang, (auramedia.co)-Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH meresmikan IPLT (Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja) Kabupaten Kampar yang dilaksanakan di TPAS (Tempat Pembuangan Akhir Sampah), Desa Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang, Senin (11/1) yang juga dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi V, Syahrul Aidi Maazat, Lc,MA, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Riau, (BPPW), Ir. Ichwanul ichsan, Kadis DLH Kampar Aliman Makmur, dan kepala OPD terkait dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar.

Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih kepala BPPW Riau yang telah memberikan perhatian kepada Kabupaten Kampar dengan telah dibangunnya IPLT untuk Kabupaten Kampar melalui dana pusat dan juga berterima kasih kepada anggota DPR RI Komisi V yang telah menjembatani sehingga terwujudnya pembangunan IPLT ini.

“80 persen pembangunan yang menggunakan APBN di Kabupaten Kampar tidak terlepas dari keseriusan anggota DPR RI kita untuk menjembataninya, untuk itu saya sangat berharap kepada seluruh OPD agar jemput bola, manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya, supaya kita mendapatkan banyak pembangunan” harap Catur

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengatakan bahwa, dengan telah beroperasinya IPLT ini, diharapkan bisa meningkatkan PAD Kabupaten Kampar karena limbah yang diolah, bisa dimanfaatkan sebagai pupuk kompos dan bisa dijual.

Sementara itu , Anggota DPR RI, Syahrul Aidi Maazat mengatakan bahwa, sesungguhnya banyak anggaran yang bisa kita raih dari pusat, contohnya saja dari kementerian PUPR, ada 5 Balai yang ada di Provinsi Riau, mulai dari BPPW, BP2JN, SDA, Sungai dan lelang, banyak program yang bisa kita ambil disana, untuk itu kita harus jemput bola agar pembangunan dapat terlaksana.

Sementara itu, kepala BPPW Riau, Ir. Ichwanul ichsan mengatakan bahwa, untuk tahun 2020, Kabupaten Kampar mendapatkan anggaran sebesar 39,37 Milyar dari BPPW, kedepan, kita berharap Kabupaten Kampar bisa mendapatkan lebih banyak lagi, tentunya dengan melengkapi syarat yang telah ditetapkan oleh kementerian.(Redaksi).