Catur Sugeng Harapkan IPLT Dapat Bermanfaat Untuk Kesehatan Lingkungan Rumah Tangga Dan Menjadi Sumber PAD Serta Peningkatan Ekonomi Masyarakat

0
97

Pasir Sialang, auramedia. Co – Setelah meresmikan pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Kampar Wilayah Riau, (11/01/21) di komplek Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang, Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah langsung mengintruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar untuk segera mempersiapkan segala hal dan regulasi yang dibutuhkan untuk mengoperasikan IPLT tersebut. Catur Sugeng berharap agar IPLT dapat segera berfungsi dan dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kampar.

Kepada wartawan Catur Sugeng mengatakan, bahwa pembangunan IPLT merupakan suatu terobosan baru yang sangat baik. Dengan beroperasinya IPLT nanti, selain dapat menyelamatkan lingkungan untuk menampung lumpur tinja rumah tangga masyarakat Kampar, IPLT akan bisa menjadi sumber PAD. Akhir dari proses IPLT akan menghasilkan pupuk yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman dan perkebunan masyarakat.

Catur Sugeng menambahkan, lumpur tinja yang dianggap sebagai masalah, akan bisa menjadi pupuk dan bakal menjadi sumber pendapatan ekonomi yang dapat meningkatkan hasil produksi pertanian dan perkebunan masyarakat. Tentunya akan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat nantinya, ungkap Catur Sugeng Susanto.

Menurut pantauan wartawan, seusai meresmikan pembangunan IPLT, Catur Sugeng langsung menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kampar, Ir. Aliman Makmur, Phd agar segera mempersiapkan segala hal dan regulasi yang dibutuhkan dalam pengoperasian IPLT tersebut.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Riau, Ichwanul Ihsan kepada wartawan mengatakan, bahwa saat ini Kementerian PU Direktorat Jenderal Cipta Karya Republik Indonesia saat ini menyerahkan bantuan pembangunan IPLT dan satu unit mobil pengangkut Tinja. Dan untuk mengoperasikankan IPTL perlu didukung dengan Perda Kabuoaten Kampar.

Sementara itu, Ketua Direksi kegiatan Pembabgunan Instalasi Pengolahan lumpur Tinja Kabupaten Kampar (IPLT)  BPPW Riau, Rifky Ichsan mengatakan, bahwa pengelolaan IPLT memakai sistem grativikasi dan tidak memakai sistem teknologi mesin. Kemampuan IPLT yang diserahkan oleh BPPW Riau kepada Pemerintah Kabupaten Kampar adalah 10 meter kubik per hari, ungkap Rifky. (adi jondri)