Buya Abazua Anwar M.Ag : “Saya Tidak Akan Melawan Takdir”

0
133

Bangkinang, (auramedia.co)—Abuya Abazua Anwar M, Ag yang mengikuti seleksi Calon Komisioner Baznas Kabupaten Kampar Periode 2021-2026 .
Perihal hasil seleksi buya Abazua Anwar mengatakan (01/02/2021) kepada auramedia.co, semua Komisioner Baznas Kampar yang lama tidak ada yang masuk sepulu besar.

”Alhamdulillah, semua komisoner lama tidak ada yang masuk 10 (sepuluh besar)”, Kata Buya Abazua.
Menyikapi semua komisoner lama tidak masuk, Kata Abazua Anwar, “ sesuai prinsip hidup saya, bahwa saya tidak akan melawan takdir artinya semua yang terjadi dan yang akan terjadi itu semua sudah ada dalam ilmu Allah SWT. Mungkin saja Allah menilai saya dan kawan-kawan tidak sanggup untuk mengemban amanah Baznas kedepan.” Tutur Abazua Anwar.

Buya Abazua Anwar juga menuturkan, aspek penilain dalam tes tersebut, terdiri dari psikologi, kompetensi tentang zakat dan wawancara, namun sayang sungguh disayang sampai saat ini saya maupun kawan-kawan dari komisioner belum pernah melihat hasil dari penilaian tersebut.

Abuya Abazua Anwar mangatakan, rangkain tes calon Komisioner Baznas Kampar sudah bagus, Namun kata Abazua Anwar, Alangkah lebih eloknya tim penguji berasal dari assesor yang sudah dipersiapkan oleh Baznas Pusat. Di provinsi Riau ada 3 orang assesor yang sudah mengantongi sertifikat Assesor, salah satunya putra terbaik kampar yaitu Prof. Dr. Akbarizan Ma, M.Pd.

Dijelaskan waka I Bidang pengumpulan Baznas Kampar itu, bahwa periode 2016 sampai 2021 Baznas Kampar selalu meraih prestasi.
“Kami dilantik pada tanggal 28 maret 2016 dan mulai bertugas pada tanggal 1 april 2016, diawal masuk kerja 2016 saya melihat kedinding kantor disitu tertulis jumlah zakat yang dihimpun pengurus sebelumnya han sebesar lebih kurang i 3 M, dan fasilitas kantor yang sangat sederhana dengan pegawai kantor hanya 3 orang saja.

Dalam masa tenggang 8 bulan kami bekerja, pada tahun yang sama zakat terkumpul sekitar (±6,6 M), Tahun 2017 (±7,8 M), Tahun 2018 (±8,1 M), Tahun 2019 (±10,1 M), dan Tahun 2020 (±11, 1 M).” Jelas Buya Abazua Anwar.

Selanjutnya Buya Abazua Anwar merasa puas dengan berdirinya Baznas Swalayan pada tahun 2018 yang tetap exis sampai saat sekarang ini.
Kata buya abazua, di Provinsi Riau ini hanya ada 2 Baznas Swalayan, satu terletak di kabupaten pelalawan, dan yang kedua terletak di kabupaten Kampar.

“Alhamdulillah sudah banyak baznas-baznas di Kabupaten Kota di provinsi riau ini yang melakukan study banding ke Baznas Swalayan kita ini, bahkan baru-baru ini dari komisioner Baznas Payakumbuh Sumatra Barat, Tutup Abuya Abazua Anwar.***