Tabur Kebajikan Guna Mencapai Kebahagiaan Hakiki

0
237

Bangkinang Kota, auramedia.co – Pagi ini tidak seperti biasanya, saya agak terlambat keluar rumah untuk memburu informasi atau mencari berita yang akan disampaikan kepada publik. Karena pagi ini, saya diajak anak anak lajangku, Ahmad Daniyal Akram untuk menemaninya bermain. Karena kondisi anak lajangku tersebut baru agak pulih dari sakit demam yang dideritanya sememenjak dua hari belakangan, maka saya memenuhi permintaannya untuk menemaninya bermain dan bersenda gurau di dalam rumah.

Seusai bermain dan menamaninya sarapan pagi, saya minta izin kepada anak lajangku itu untuk pergi bekerja. Walaupun saya melihat raut wajahnya sangat berat hati mengizinkan saya pergi kerja, anak lanjangku menganggukkan kepalanya dengan suara yang lembut membolehkan saya pergi bekerja menjalani profesi jurnalistik untuk memenuhi hak masyarakat mendapatkan informasi dan bertujuan untuk beberapa hal demi kebaikan negeri, bangsa dan negara agar terciptanya kesejahteraan masyarakat.

Ketika saya memasuki Kota Bangkinang, saya terharu dan bersedih hati melihat seorang “tukang becak” (ojek roda tiga menggunakan sepeda motor yang merupakan alat transportasi umum di Kota Bangkinang) yang turun dari becaknya dan mengumpulkan butiran-butiran beras yang tercecer di jalan raya. Dari jauh saya melihat abang tukang becak itu begitu serius mengumpulkan beras itu. Mungkin beras yang dimasukkannya dalam plastik bewarna hitam tersebut merupakan pesanan isterinya yang lagi membutuhkan beras untuk dimasaknya di rumah guna memenuhi kebutuhan perut beberapa orang anak yang dimilikinya. Bisa jadi beras tersebut dibelinya dari hasil mengojek pada pagi hari tadi. Karena saya melihat, beras itu jumlahnya hanya sekitar 1-3 kilogram saja.

Melihat kondisi yang menyedihkan hati tersebut, saya hanya terpikir, apakah masyarakat yang dititipkan harta berlebih oleh Allah Azza Wajallah pernah terpikir dengan nasib saudaranya yang ditakdirkan hidup dengan kondisi yang serba terbatas. Saya juga berfikir, apakah pemerintah yang diberikan amanah untuk mensejahterahkan masyarakat memahami dengan kondisi ril ekonomi masyarakat saat ini.
Tapi sudahlah, dalam hati saya hanya berharap, semoga dinegeri Serambi Mekkah provinsi Riau ini tidak adalagi masyarakat yang susah makan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Semoga masyarakat yang ditipkan rezki berlebih dari Allah Azza Wajallah tergerak hatinya untuk membantu saudara-saudaranya yang susah. Karena berbuat kebajikan merupakan perintah Allah yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Allahpun berfirman dalam surat Ar – Rad ayat 29 yang artinya,
“Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka mendapat kebahagiaan dan tempat kembali yang baik”.

Dalam hati saya juga berharap, semoga pemerintah selalu memiliki komitmen untuk melaksanakan program pro rakyat agar terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Karena untuk mencapai kesejahteraan masyarakat merupakan kewajiban penerintah melalui kebijakan dan pelaksanaan program-program yang seduai dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

Saya juga berharap, semoga semua komunitas dan lembaga-lembaga sosial bergerak dengan penuh semangat, saling bersinergi satu dengan yang lainnya untuk menyempurnakan gerakan dalam upaya memenuhi hak masyarakat. Semua elemen dan stakeholder pembangunan diharapakan dapat bekerja sesuai kafasitasnya pada jalan kebenaran demi mencapai kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya kondisi kehidupan yang aman, nyaman, rukun, tentram dan damai.

Catatan curahan hati Adi Jondri Putra…di hari, Jum’at , (12/02/21) yang penuh berkah..