Bupati CSS Berharap Pemprov Riau Lanjutkan Pembangunan Jembatan yang Terbengkalai

0
232

BANGKINANG, (auramedia.co)-Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH,
berharap kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk dapat melanjutkan pembangunan beberapa jembatan Sungai Kampar yang dibangun Pemerintah Provinsi Riau yang saat ini kondisinya terbengkalai (mangkrak).

Demikian diungkapkan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, SH, saat meninjau beberapa jembatan sungai Kampar yang dalam kondisi terbengkalai, Jumat (12/03/2021). “Kita berharap, Pembangunan jembatan yang terbengkalai ini bisa dilanjutkan,” ujar Bupati.

Beberapa jembatan yang ditinjau Bupati Kampar adalah Jembatan Gantung Sungai Kampar di Desa Sipungguk Kecamatan Salo, Jembatan Sungai Kampar di Desa Limau Manis Kecamatan Kampar, Jembatan Gantung Sungai Kampar di Desa Tanjung Berulak Kecamatan Kampar, dan Jembatan Sungai Kampar di Desa Kuapan Kecamatan Tambang.

Turut mendampingi Bupati Kampar, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, M.Si, Kepala Dinas PUPR Afdal ST, MT, Kepala Dinas Kominfo Persandian Arizon, SE, Asisten Pemerintahan Setdakab Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos, MT, Kepala Dinas Perhubungan Drs. Amin Pilda, Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kabupaten Kampar, Zaki Helmi, ST M.Eng, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR M Hanif, Camat Salo Amir Ludfi, Camat Kampar Al Kautsar, Camat Tambang Abu Kari dan pejabat terkait dilingkup Pemerintah Kabupaten Kampar.

Terkait jembatan yang terbengkalai ini menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Kampar sudah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi dan anggota DPRD Provinsi Riau. Selain itu Pemerintah Kabupaten Kampar sudah mengirimkan surat ke Gubernur Provinsi Riau.

Salah satu surat yang dikirim Bupati Kampar adalah, surat Nomor 050/Bappeda-IV/202/157, perihal permohonan perbaikan dan lanjutan pembangunan jembatan tertanggal 04 Maret 2021.

Dalam surat itu disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Riau yang telah mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kampar.

Kemudian dengan telah diserahterimakan hibah asset jembatan oleh Pemerintah Provinsi Riau ke Kabupaten Kampar, pada 15 Januari 2020, Bupati mengusulkan dana bantuan keuangan (Bankeu) lanjutan pembangunan di tiga jembatan yang belum tuntas dikerjakan oleh pemerintah provinsi dan satu jembatan yang perlu perbaikan.
Empat jembatan tersebut yakni, jembatan gantung Salo, jembatan gantung desa Kuapan Koto Perambahan, jembatan Limau manis, dan jembatan gantung Durian Tandang. Total usulan sebanyak Rp. 53,216 milyar.

Untuk itu Bupati Kampar mengharapkan dukungan anggota DPRD Provinsi Riau dapil Kampar untuk memperjuangkan kelanjutan pembangunan jembatan ini. “Tentunya kita mohon dukungan anggota DPRD Provinsi Riau dapil Kampar dan seluruh pihak terkait sehingga pembangunan jembatan ini bisa dilanjutkan,” harap Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto.

Sementara itu Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, M.Si menambahkan bahwa kelanjutan dan perbaikan jembatan tersebut sangat dibutuhkan segera untuk mencegah kerusakan material jembatan dan bila jembatan ini berfungsi maka akan menjadi penyambung aksebilitas jalan yang fungsinya sangat vital menghubungkan pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat. “Jembatan ini juga akan mendukung pusat pariwisata serta membuka keterisolasian,” ujar Azwan.

Untuk diketahui jembatan gantung sungai Kampar Desa Sipungguk, dibangun Pemerintah Provinsi Riau tahun 2014. Jembatan Desa Limau Manis dibangun Pemprov Riau tahun 2017, dan jembatan gantung desa Kuapan dibangun tahun 2013. Hibah aset jembatan ini sudah diserahkan pemprov Riau ke Pemkab Kampar pada tahun 2020 bersamaan dengan jembatan Durian Tandang.

Sedangkan jembatan Tanjung Berulak dibangun Pemkab Kampar tahun 2018 dan tahun 2021 ini dilanjutkan pembangunannya hingga tuntas. (Herman Jhoni)