Abuya Alaidin Attory: Santri Ponpes Darussalam Dibentuk Berkepribadian Muslim, Mukmin dan Muhsin

0
317

Suka Mulya, auramedia.co – Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Saran-Kabun berupaya mencetak santri/watinya menjadi santri yang memiliki kepribadian seorang muslim, mukmin dan muhsin. Seluruh santri/watinya diberikan ilmu dan pengetahuan serta dibimbing agar mau mengamalkan ilmunya serta dibekali dengan skil dan kemampuannya agar dapat menjalani kehidupan Dunia ini secara baik dan benar.

Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Saran-Kabun, Abuya Syeikh H. Alaidin Atthory Aidarus Ghany, Lc saat kegiatan isra’ dan Mi’raj sekaligus Penutupan Program Kerja Lapangan (PKL) Santri Pondok Pesantren Darussalam Saran Kabun Tahun 2021, (23/03/21) di Desa Suka Mulya mengatakan, bahwa kegiatan PKL merupakan kegiatan untuk menguji pengetahuan dan kemampuan siswa terhadap ilmu yang telah dituntutnya sdri Ponpes. Kegiatan PKL juga merpakan bentuk pengabsdrian santri jepada masyarakat. Para santri yang tamat di Ponpes kita harapkan dapat menjadi penerus perjuangan dakwah Rasulullah dalam membentuk umat yang selalu berada dalam jalan kebenaran yang diridho’i Allah Azza Wajallah.

Dihadapan para santri dan masyarakat yang hadir saat itu, Ketua MUI Kabupaten Rokan Hulu itu, Syeikh Alaiddin Athori ibn Syaikh Aidarus ibn Syaikh Abdul Ghani al-Khalidi an-Naqsyabandiyah tersebut juga menjelaskan, bahwa para santri Ponpes Darussalam akan kita bentuk menjadi kepribadian seorang muslim, mukmin dan muhsin. Santri juga kita bekali dengan pengetahuan agama dan keterampilan (skil) serta kita bimbing agar mereka mampu mengamalkan ilmu yang telah mereka tuntut. Semua santriwan/wati yang menamatkan Ponpes Darussalam juga kita baiat dengan tariqat Naqsabandiyah, jelas Abuya Alaidin.

Sementara itu, Kades Suka Mulya, Sugianto seusai menyerahkan santriwan/wati yang sudah melaksanakan PKL semenjak 02 – 23 Maret 2021 di Deea Suka Mulya, Laboy Jaya, Bukit Sembilan dan Desa Bukit Payung kefpada wartawan mengatakan, bahwa kehadiran para santri Ponpes Darussalam sangat dirasakan manfaatbya oleh masyarakat. Kehadiran para santri tersebut mampu menutupi kekurangan dan kebutuhan masyarakat. Para santri tersebut dengan ikhlas mengisi kegiatan TPQ, TPA dan mengisi kegiatan-kegaitan di mushollah dan mesjid yang ada di desa kami ini, ungkap Sugianto.

“Kami terkejut dengan kemampuan adek-adek ini. Alhamdulillah kemampuan dan pengabdian mereka sangat kami rasakan dan sangat memberikan manfaat bagi masyarakat. Mereka sangt berprestsi dn memiliki kemampuan untuk berada di tengah kehidupan masyarakat”, ungkap Sugianto.

Melalui media Sugianto berharap, semoga kegiatan PKL ini terus berlanjut pada masa yang akan datang. Semoga silaturrahmi dan kerjasama yang penuh manfaat bagi masyarakat ini terus terjaga dan berlanjut di tahun yang akan dtang. Kehadiran santri yang melaksnakan PKL juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masysrakat kami, baik untuk memasukkan anak-anak mereka ke Ponpes maupun motivasi agar selalu berada pada jalan kebenaran, harap Sugianto.

Sementara itu, salah seorang santri Ponpes Drussalam, Abdi Zaini kepada wartawan mengatakan, bersama 25 santriwan/wati yang lain mereka merasa bahagia bisa berada di tengah masyarakat selama melaksanakan PKL. Kegiatan PKL selama 21 hari ini memberikan rasa bahagia tanpa rasa dukanya. Kebahagiaan yang paling terasa adalah kebersamaan dan silaturrahmi yang terjalin dengan baik bersama masyarakat. Dengan PKL kami belajar berinteraksi dan bersosialisasi serta belajar berkordinasi dengan masyarakat, ungkap Abdi Zaini.

Kepada wartawan Abdi Zaini juga mengatakan, bahwa selama PKL banyak kegiatan yang telah mereka laksanakan dan mendapatkan dukungan dan respon positif dari masyarakat. Diantara kegiatan yang dilaksanakan adalah kegiatan belajar dan mengajaef di MTS, MDA, TPQ dan juga kegiatan perlombaan keagamaan bersama anak-anak, ungkap Abdi Zaini.

Menurut pantuan wartawan, pada kegiatan penutupan dan penyerahan kembali santri Ponpes Darusssalam yang telah melaksanakan PKL, dihadiri juga oleh para alumni Ponpes Darussalam, diantaranya Muhammad Hendra Yunal, M.Si yang juga Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Kampar, Imam Farih yang juga Sekretaris AGPAII Kabupaten Kampar Dan Adi Jondri Putra salah seorang alumni Ponpes Darussalam Angkatan 1994/2001, dihadiri juga oleh Kades Bukit Payung, Kades Bukit Sembilan dan  juga dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Suka Mulya, Laboy Jaya, Bukit Sembilan dan Desa Bukit Payung.(Adi Jondri)