Langkah Politik Catur Sugeng ke PKB Sudah Tepat, Dan Bisa Berdampak Positif Bagi Golkar Jika Dikelola Secara Baik

0
681

Bangkinang Kota, auramedia.co – Langkah Catur Sugeng mengambil Ketua DPC PKB Kampar dinilai sudah tepat sebagai politikus yang memiliki pandangan jauh ke depan. Catur Sugeng dan PKB sama-sama mendapatkan keuntungan atas berpindahnya kader Golkar Kampar tersebut ke rumah besar PKB yang memiliki motto “Bersama Umat Melayani Rakyat”.

Pengamat politik Kabupaten Kampar, Rizalo kepada wartawan, (19/04/21) di Bangkinang mengatakan, tidak ada hal yang janggal atas pindahnya Catur Sugeng Susanto dari Partai Golkar ke PKB. Secara etika, Catur Sugeng pindah setelah perhelatan Musda Golkar Kampar yang tidak memberinya kesempatan untuk menahkodai Golkar sekalipun posisi Catur Sugeng adalah sebagasi kepala daerah di Kabupaten Kampar. Dari sisi politik, tidak mungkin Catur Sugeng yang merupakan seorang politikus muda berdiam diri pada posisi tergantung yang tidak memiliki kepastian di sebuah rumah besar yang terkesan kurang membutuhkannya.

Menyikapi isu beberapa orang yang menilai perpindahan Catur Sugeng tidak akan berpengaruh kepada suara Golkar, karena Catur Sugeng selama ini juga dinilai tidak memberikan kontribusi kepada Golkar, maka Rizalo menilai, bahwa pendapat tersebut kurang tepat dan agak keliru. Dan lebih kelirunya lagi, jika pernyataan itu disampaikan oleh politikus Golkar sendiri. Karena ada pertanyaan besar yang harus mereka jawab, kontribusi seperti apa yang mesti diberikan Catur Sugeng kepada Golkar tersebut?. Bukankah dengan menyandang nama Kepala Daerah dipundak Catur Sugeng, akan memberikan dampak positif yang besar di tengah kehidupan masyarakat Kampar yang merupakan konstituen pada Pemilu 2024 yang akan datang. Ataukah kontribusi yang mereka maksud adalah kontribusi jangka pendek yang manfaatnya bisa langsung diterima oleh orang-orang tertentu saja.
Jika kontribusi yang mereka maksud adalah kontribusi jangka pendek, maka mereka yang mengatakan Catur Sugeng tidak memberikan kontribusi tersebut, adalah mereka yang terbiasa berdagang kecil dan tidak terbiasa berdagang besar, ungkap Rizalo.

Rizalo juga menjelaskan, perpindahan Catur Sugeng ke PKB dapat memberikan kontribusi positif bagi Golkar dan PKB sendiri.
Bagi partai Golkar, perpindahan Catur Sugeng ke PKB akan dapat memberikan dampak positif untuk pergerakan politik Golkar jika Golkar mampu mengelolanya dan menanggapinya secara positif. Perpindahan Catur Sugeng ke PKB dapat menjadi pelecut semangat Golkar dan mesin politiknya agar lebih berjuang keras untuk mendapatkan simpati masyarakat tanpa harus berpangku tangan kepada kebesaran seorang kepala daerah. Golkar akan lebih memanfaatkan dan menggerakkan seluruh mesin politiknya dengan kekuatan sendiri secara optimal dan maksimal. Golkar akan berupaya sekuat tenaga membuktikan dirinya, bahwa mereka memiliki kekuatan dan potensi besar untuk mendapatkan simpati dari masyarakat pada Pemilu 2024 nanti.

Sementara bagi PKB sendiri, bergabungnya Catur Sugeng yang langsung menjadi nakhoda kapal akan memberikan dampak positif dan keuntungan besar bagi PKB untuk mendapatkan simpati dari masyarakat. Apalagi jika Catur Sugeng berhasil melaksanakan program-program pro rakyat yang dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat selama beliau menjadi Bupati Kampar.

Masyarakat yang simpati akan kepemimpinan Catur Sugeng secara otomatis akan memberikan dukungan kepada Partai PKB yang dipimpinnya. Keuntungan PKB lebih ditentukan oleh seberapa besar keberhasilan Catur Sugeng menjadi kepala daerah dalam melaksanakan program pembangunan dan program peningkatan ekonomi kerakyatan yang dapat memajukan daerah dan mensejahterahkan masyarakat Kampar, ulas Rizalo.(redaksi)