Karena Covid-19 Pemerintah Resmi Larang Mudik Lebaran, 6-17 Mei 2021

0
345

Bangkinang Kota,- (auramedia.co) Bupati Kampar yang diwakili Sekda Kampar, Drs. H. Yusri, M.Si memimpin apel gelar pasukan operasi ketupat lancang kuning 2021 untuk melakukan pengecekan persiapan pelaksanaan operasi ketupat 2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, Rabu (5/5).

Dikatakan Sekda, mengingat masih adanya situasi pandemi covid-19 di daerah kita, maka keterlibatan pasukan dalam apel kali ini memang sengaja tidak terlalu besar, seluruh jajaran telah dipersiapkan baik dari perkiraan ancaman cara bertindak dan pergelaran personil sehingga diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaannya untuk memberikan jaminan keamanan pelayanan terbaik bagi masyarakat sehingga dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri dengan aman nyaman tertib dan lancar di tengah suasana pandemi covid 19 yang masih melanda saat sekarang ini.

“Pemerintah memutuskan melarang kegiatan mudik bagi seluruh masyarakat pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 dan ini adalah tahun Kedua dimana pemerintah telah mengambil kebijakan untuk melarang warga masyarakat melakukan perjalanan pada libur hari raya Idul Fitri karena kita menyadari bahwa larangan penderita ini tidak serta merta dipatuhi masyarakat, potensi pergerakan orang untuk melakukan perjalanan mudik masih cukup tinggi, hasil survei Kementerian Perhubungan terhadap masyarakat apabila pemerintah tidak melarang maka akan terjadi pergerakan orang melakukan perjalanan sebesar 81 juta orang, namun apabila pemerintah melarang maka akan terjadi pergerakan seorang melakukan perjalanan sebesar 27,6 juta orang atau sebesar 11% ” jelas Sekda

Sekda mengatakan, kita harus bahu-membahu bersinergi dengan instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan laju perkembangan covid 19, penurunan transmisi penyebaran covid-19 akhir-akhir ini jangan sampai membuat kita mengabaikan protokol kesehatan kegiatan-kegiatan keagamaan, terutama pada hari Ramadhan dan Idul Fitri harus dilakukan dan penerapan protokol kesehatan yang tepat sesuai edaran Menteri Agama, kejadian di negara India terkait ritual keagamaan umat Hindu bersama di Sungai Gangga tanpa penerapan protokol kesehatan yang menyebabkan lebih dari 1000 orang tertular dan dinyatakan positif harus menjadi pengalaman serta cerminan bagi kita agar tidak terjadi di wilayah kita.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan pemasangan pita oleh Sekda Kampar sebagai pertanda dimulainya operasi ketupat pada tahun 2021 ini kepada aparat terkait yang bertugas.(redaksi).