H.Samsari Hadiri Sidang Ditempat. Masalah Sengketa Lahan Milik PT.Arara Abadi

0
86

PALAS , PELALAWAN ,Auramedia.co Bertempat diLahan Hutan Tanaman Industri ( HTI ) PT.Arara Abadi  desa Palas kecamatan Pangkalan kuras Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau pada hari Jum’at tanggal 2 Juli 2021, Pengadilan Negeri Pelalawan melaksanakan sidang pemeriksaan setempat atau Sidang di tempat perkara perdata sengketa tanah atas gugatan Ketua Batin Sengeri Desa Palas, H Samsari.AS  terhadap Perusahaan Hutan Tanaman Industri ( HTI ) milik  PT Arara Abadi.

Hadir dalam sidang ini, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pelalawan, Joko Ciptanto, SH., MH ,  Hakim Anggota Deddi Alpaersi.SH dan Muhammad Ilham Mirza.SH serta Pihak Penggugat, serta Pihak Tergugat dan Pihak Turut Tergugat dan ratusan masyarakat desa Palas.

Sidang pemeriksaan setempat ini digelar oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pelalawan guna mengetahui titik koordinat dan titik  lokasi tanah yang termasuk kedalam ranah gugatan.
Sesuai dengan pantauan  media Ini Dilapangan terdapat 7 titik lokasi tanah yang termasuk kedalam ranah gugatan dengan luas tanah lebih kurang  1.300 Hektar.

Dalam perkara ini, PT Arara Abadi dinilai ingkar janji lantaran tidak merealisasikan hak-hak masyarakat tempatan yang tertuang didalam
perjanjiannya bersama Majelis Kerapatan Adat Petalangan pada tanggal 21 Maret 2000 yang ditandatangani oleh Bapak Saleh Djasit selaku Gubernur Riau pada  waktu itu.

Dimana terdapat tanah ulayat Adat Batin Sengeri didalam areal Hutan Tanaman Industri  milik PT Arara Abadi, yang mana tanah tersebut sudah ada selama turun temurun keberadaannya sebelum menjadi area konsesi tanaman akasia atau Kaleptus.

Pada Waktu yang sama  Ketua Batin Sengeri Desa Palas, H Samsari, AS saat di konfirmasi media ini mengatakan,  Bahwa iya melakukan gugatan atas dasar hak-hak masyarakat, anak kemenakan Adat Batin Sengeri Desa Palas untuk mengembalikan tanah tersebut ke masyarakat
untuk penanaman tanaman kehidupan bagi masyarakat itu sendiri .
” Penyelesaian lahan  ini berawal dari tahun 2001 sewaktu Gurbernur nya masi Pak Saleh Djasit  waktu itu ungkap Samsari.
” Namun Sampai sekarang tidak pernah terlisasi ,” Maka kami secara hukum Menggugat ke Pengadilan Negeri Pelalawan secara perdata  ujar Samsari.
Sementara itu Diwaktu yang bersamaan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pelalawan, Joko Ciptanto, SH., MH ketika dikonfirmasi media ini , terkait sidang ditempat masalah  sangketa lahan tanah ulayat milik Bathin Sengeri desa Palas dan PT.Arara Abadi ini belum mau memberi keterangan, lantaran sidang akan dilanjutkan pada hari Senen tanggal 12  mendatang. ( Dien Puga )