Mahasiswa Nilai Catur Sugeng Sosok Pemimpin Ramah Dan Selalu Menyampaikan Pesan Realistis

0
310

Kualu Nenas, auramedia.co – Wely Sa’diyah merasa tidak percaya bisa bicara santai dengan Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto. Bersama dengan sahabatnya, Wely merasa bahagia bisa bicara tanpa birokrasi dan tanpa gemetar dengan orang nomor satu di Kampar tersebut.

Kepada wartawan, (12/07/21) seusai pelantikan Kades Kualu Nenas Kecamatan Tambang di halaman kantor Desa Kualu Nenas, Mahasiswi UIN Susqo Pekanbaru, Wely Sa’adiyah didampingi sahabatnya, Yeni Syafitri mengungkapkan kebahagiaannya bisa berkomunikasi langsung dengan Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah.

Mahasiswi jurusan Ilmu Al Quran dan Tafsir tersebut juga mengatakan, bahwa sosok Catur Sugeng adalah sosok pemimpin yang ramah dan mau memahami serta peduli dengan kondisi masyarakatnya.

Keramahan Catur Sugeng itu sudah kami rasakan sendiri. Kami diajaknya berdiskusi dan berbicara santai tanpa ada rasa tekanan meskipun beliau adalah seorang Bupati di negeri ini. Ketika berbicara dengan pak Bupati, kami merasa tidak ada beban. Pak Bupati pandai menyesuaikan diri sehingga membuat suasana enjoy. Kami dibuatnya merasa berbicara seperti sahabat sehingga ide dan harapan kami tersampaikan kepada beliau, ungkap Wely.

“Biasanya orang gemetaran kalau bicara sama bupati, tetapi kami dibuatnya enjoy. Pak Bupatinya ramah, kayak merangkul. Bicara dengan kita dibuatnya kayak sahabat”, celetup Yeni sahabat Wely.

Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah bersama mahasiswa/i UIN Susqo Pekanbaru di sela kegiatan pelantikan Kades Kualu Nenas Kecamatan Tambang, (12/07/21)

Wely menambahkan, Pengertian dan Kepedulian pak Bupati terhadap masyarakatnya terlihat dari pidato dan pesan yang disampaikannya saat pelantikan Kepala Desa tadi. Pak Bupati menyampaikan agar para Kades dapat amanah dengan jabatan yang diemban. Pak Kades diharapnya agar selalu ihklas dalam melakukan pengabdian serta peduli dengan masyarakat yang dipimpinnya. Yang hebatnya, pak Bupati menginstruksikan Kades agar kepentingan umat dijadikan prioritas dalam kepemimpinannya, ungkap Wely.

Pesan-pesan yang disampaikannya sangat realistis. Sebagai pemimpin, Bupati mengharapkan agar Kades bisa mengerti dengan kesusahan rakyat. Kades dimintanya bekerja ihklas dengan penuh tanggung jawab, ungkap Wely.

“Setelah berbicara, berdiskusi dan mendengarkan pesan-pesan yang disampaikannya, kami yakin, Insya Allah pak Bupati sosok yang baik dan amanah dalam menjalankan tugasnya.(adi jondri)