UPT Kir Lakukan Tranformasi Teknologi

0
65

Bangkinang, Auramedia.co – Buku uji kendaraan atau dikenal KIR dihapus, dinas perhubungan kabupaten Kampar melalui UPT uji kendaraan (KIR) kabupaten Kampar minta para pemilik kendaraan angkutan umum mengerti dan memahami prosedur yang berlaku. (26/07)

Kepala Dishub kabupaten Kampar M. Amin Filda melalui Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) pengujian kendaraan bermotor atau yang kita kenal KIR mengatakan sesuai edaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, seluruh unit pengujian kendaraan bermotor di kabupaten/kota diharapkan melakukan transformasi teknologi.

“Seluruh kabupaten kota tidak lagi menggunakan buku kir melainkan harus menggunakan elektronik,Kalau kita tidak menerapkan Blu-E (Smart card), otomatis pengujian kendaraan tidak bisa dilakukan di sini”, ujar Kepala UPT KIR Kabupaten Kampar Muslim S.E.

Smart Card merupakan produk elektronik yang dihasilkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) dengan bentuk yang tidak jauh berbeda dengan Surat ijin mengemudi (SIM). Kartu ini hanya dapat diperoleh dari Kemenhub RI berdasarkan data yang berasal dari hasil pengujian KIR mobil dan pemilik mobil tersebut.

“Jika sebelum kehadiran Smart Card, pemilik mobil menggunakan kartu KIR mobil dan buku KIR mobil yang rawan akan tindakan kecurangan, maka kini pemilik mobil akan menggunakan Smart Card yang tidak mudah untuk dicurangi. Pasalnya, Smart Card memiliki barcode yang digunakan untuk meminimalisir tindakan pemalsuan kartu dan buku KIR”, Tandas Muslim S.E

“Selain itu, barcode tersebut juga berfungsi untuk memberikan petunjuk terkait tindak penyalahgunaan Smart Card dan bisa mempermudah petugas untuk melaksanakan proses pengecekan keaslian kartu”, Tutup Muslim. (Pjr)