Keterlambatan Pembayaran TPP ASN Di Kampar, Bukan Karena Tidak Ada Uang, Tetapi Karena Menunggu Persetujuan Kemendagri

0
1271

Bangkinang Kota, auramedia.co – Keresahan sebahagiaan besar Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Kampar akibat TPP bulan Juli menunggu persetujuan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). TPP belum dibayar bukan karena tidak adanya uang negara, tetapi salah satu persyaratan yang diminta oleh Kemendagri adalah harus terlebih dahulu membayar gaji Tenaga Kesehatan (Nakes).

Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kampar, Edward, SE.MM kepada wartawan, (03/08/21) di ruang kerjanya mengatakan, bahwa TPP ASN di Kabupaten Kampar akan segera dibayar. Semua persyaratan yang diminta oleh Kemendagri sudah kita lengkapi.

Lebih lanjut bang Edo (sapaan akrabnya) mengatakan, bahwa keterlambatan pembayaran TPP ASN bukan karena tidak adanya keuangan negara. Tetapi untuk pembayaran TPP, ada salah satu persyaratan yang diminta oleh Kemendagri. Persyaratan tersebut adalah, bahwa daerah harus terlebih dahulu membayar gaji Nakes. Untuk daerah Kabupaten Kampar, gaji Nakes telah kita bayar semuanya.

Edo juga menjelaskan, setelah membayar gaji Nakes tersebut, kita telah menyampaikan kepada Kemendagri. Saat ini, kita hanya menunggu persetujuan dari Kenendagri. Jika persetujuan telah kita dapat, maka TPP ASN Kabupaten Kampar, mulai dari staf dan pejabat eselon, akan kita bayar semuanya.

Edo juga menambahkan, bahwa TPP ASN Kabupaten Kampar yang berjumlah sekitar Rp. 15 milyar per bulan tersebut akan segera dibayar. Permintaan persetujuan dari Kemendagri sudah kita kirimkan. Semua persyaratan kita sudah lengkap, jelas Edward.

Edo bahkan mengegaskan, bahwa hasil dari komunikasi terakhir kita dengan Kemendagri adalah, bahwa mereka (Kemendagri) saat ini sedang memverifikasi. Karena Kemendagri sangat hati-hati terkait dengan angka-angka. Mereka meminta kita agar sedikit bersabar. “Mungkin lebih tepatnya, saat ini kita menunggu antrian”, ungkap Edward alias Edo.(Adi Jondri)