Hari Jadi Riau ke-64, Ini Harapan Besar Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Melayu Riau

0
95

Pekanbaru, Auramedia.co – Ketua umum Dewan Pengurus Harian (DPH) Himpunan Mahasiswa Sadrul Khoir mengucapkan selamat hari jadi Provinsi Riau sekaligus menceritakan secara ringkas sejarah Provinsi Riau di hari jadi yang ke 64 tahun 2021.

Sadrul Khoir bercerita dan mengatakan pada awalnya, Riau merupakan kawasan yang berada di Provinsi Sumatera Tengah bersama Sumatera Barat dan Jambi namun sayangnya, pemekaran kawasan tersebut tidak berdampak signifikan bagi pembangunan Riau di berbagai sektor.

“Hingga akhirnya masyarakat Riau berinisiatif mendirikan provinsi baru, dan melepaskan diri dari provinsi Sumatera Barat dan Jambi,” kata Sadrul Khoir di Pekanbaru, Senin (9/8/2021)

Ia menjelaskan bahwa Gerakan tersebut dimulai dengan Kongres Pemuda Riau (KPR) I pada tanggal 17 Oktober 1954 di Kota Pekanbaru. Kongres pertama tersebut menjadi momen awal terbentuknya Badan Kongres Pemuda Riau (BKPR) pada tanggal 27 Desember 1954.

Selanjutnya, perwakilan BKPR berinisiatif menemui Menteri Dalam Negeri untuk mewujudkan otonomi daerah sebagai provinsi mandiri dan langkah besar ini pun sangat didukung oleh segenap masyarakat Riau.

Pada tanggal 25 Februari 1955, sidang pleno Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sementara (DPRDS) Bengkalis merumuskan bahan-bahan konferensi Desentralisasi /DPRDS/ DPDS se-Indonesia yang diadakan di Bandung tanggal 10 hingga 14 Maret 1955.

“Keputusan konferensi tersebut menyatakan bahwa Riau sah menjadi provinsi mandiri terhitung sejak 7 Agustus 1957,” terangnya.

“Perkembangan Provinsi Riau selanjutnya diputuskan pada Kongres Rakyat Riau (KRR) yang diadakan pada tanggal 31 Januari hingga 2 Februari 1956,” tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa KKR juga menjadi wadah bagi Provinsi Riau untuk menyatakan keinginan agar Kabupaten Kampar, Bengkalis, Indragiri, dan Kepulauan Riau dijadikan daerah otonomi tingkat satu dengan niat supaya Bangsa Indonesia bersedia tinggal dan mencari nafkah di Riau tanpa memandang perbedaan suku.

Implementasi berbagai usaha untuk mewujudkan tujuan Provinsi Riau. Tuntutan agar pembentukan Provinsi Riau disamakan dengan pembentukan berbagai provinsi di Aceh, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi.

“Riau merupakan salah satu provinsi terbesar di pulau Sumatera dengan beragam kultur budaya khas melayu yang sangat kuat. Di provinsi ini, kekuatan sejarah dan akulturasi budaya menjadi ciri khas pembeda dengan provinsi lain,” tutur Sadrul Khoir dengan nada serius.

Selanjutnya sadrul khoir mengajak seluruh instansi pemerintah Provinsi Riau dan masyarakat Melayu Riau untuk menanamkan nilai-nilai budaya Melayu Riau sejak dini kepada anak kemanakan Melayu Riau agar anak muda Melayu Riau tidak lupa dengan adat istiadat Melayu Riau yang sudah mendarah daging di dalam tubuhnya.

“Apa lagi di era globalisasi dan digitalisasi ini masih banyak tidak berperan aktif dalam melestarikan budaya Melayu Riau,” imbuhnya.

Ucapan selamat dan sukses juga di sampaikan Sadrul Khoir kepada Pertamina Hulu Rokan dan Chevron Pasific Indonesia atas kontribusi selama ini dalam pengelolaan blok Rokan dan berharap anak Kemanakan Melayu Riau dapat bekerja di Pertamina Hulu Rokan sesuai dengan keahliannya masing-masing.

Disisi lain, Raih Haripraja selaku Ketua Umum DPM Himpunan Mahasiswa Melayu Riau juga menambahkan bahwa dalam mengingat hari jadi Provinsi Riau yang ke 64 ini, besar harapan untuk generasi muda masyarakat Melayu Riau lebih dapat diutamakan dalam setiap kesempatan pembangunan, kegiatan maupun pekerjaan yang ada di tanah bumi Melayu ini.

“Sudah waktunya pemerintah pusat ataupun stakeholder memperhatikan nasib anak-anak muda yang memperihatinkan ini, sebagai sesama generasi muda calon penerus bangsa sudah waktunya tongkat estafet perlahan-lahan di berikan kepada anak muda sedini mungkin secepat mungkin agar kami (generasi muda) yang dibilang tidak berpengalaman ini mendapatkan pengalaman juga,” pungkasnya.

Seperti yang di ketahui peralihan pengelolaan Blok Rokan dari PT. CPI ke PT. PHR dalam masa transisi ini ada banyak sebenarnya kesempatan yang dapat diberikan dari pemerintah pusat maupun pemangku kepentingan kepada generasi muda Melayu Riau, salah satunya seperti rekrutmen tenaga kerja baru.

“Besar harapan kami masyarakat lokal asli Melayu Riau untuk dapat lebih dilibatkan dalam setiap kesempatan membangun Daerah Riau rumah tercinta kami,” tutupnya. (Pjr)