“Omonganmu Seperti Parfum Isi Ulang, Wangi Tapi Palsu”

0
206

Bangkinang Kota, auramedia.co – “Omonganmu kaya parfum isi ulang, wangi tapi palsu.” kalimat ini muncul dalam pikiranku, ketika Ketua Pansus I DPRD Kampar, Muhammad Ansor, S. Ag, (30/08/21) menyampaikan kepada diriku seusai melakukan cek fisik terhadap kendaraan dinas yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Kampar.

Bang Ansor mengatakan, bahwa data tertulis tentang jumlah kendaraan dinas yang dilaporkan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar kepada Pansus I DPRD Kampar adalah 65 unit. Dan ketika dilakukan cek fisik, kendaraan dinas yang bisa dikumpulkan pada siang (30/08/21) hanya 33 unit saja.

Sementara berdasarkan hearing Pansus I dengan bagian Setda Kampar pada beberapa hari yang lalu di ruang Banggar DPRD Kampar, bagian Setda Kabupaten Kampar menyampaikan, bahwa kendaraan dinas pemerintah daerah Kabupaten Kampar berjumlah sekitar 474 unit.

Melihat kejadian tersebut, saya sempat bertanya kepada bang Ansor, apa harapan ke depannya Pansus kepada pemerintah Kabupaten Kampar terhadap penertiban kendaraan dinas tersebut.

Bang Ansor menyampaikan, bahwa Pansus I berharap, agar barang milik daerah itu dapat di kembalikan ke posisi yang benar. Tentunya sesuai dengan regulasi yang ada, ungkap bang Ansor.

Mendengar harapan Pansus I yang disampaikan bang Ansor, dalam hati saya berkata, semoga semua anggota Pansus I DPRD Kampar diisi oleh orang-orang yang sabar. Sehingga ketika harapannya itu tidak bisa dikabulkan oleh pemerintah Kabupaten Kampar, emosi mereka tetap terjaga dan terkendali. Semoga hubungan mereka tetap harmonis dalam membangun negeri ini.

Dalam hati saya berharap, semoga hubungan Pansus I dengan pemerintah Kabupaten Kampar tidak retak karena harapan Pansus ingin menertibkan kendaraan dinas tersebut. Karena menertibkan kendaraan dinas itu memang berat dilakukan, jika pejabat bersangkutan yang memakai mobil dinas tidak pada tempatnya dirasuki oleh hawa nafsu yang dikendalikan oleh syaitan-syaitan yang terkutuk.

Bagaimana tidak hal itu terjadi, dari perbincangan pada beberapa sudut di kantor DPRD Kampar yang saya dengar, masih banyak terdapat pejabat yang memakai kendaraan dinas lebih dari satu. Belum lagi pembicaraan itu mengarah kepada pejabat Kampar yang tergolong kaya, tetapi mereka memakai kendaraan dinas untuk kepentingan pribadinya.
Ada pejabat yang memakai kendaraan dinas untuk mengurus perkebunan pribadinya, dan adapula yang memakai kendaraan dinas untuk kepentingan anak dan keluarganya.

Dan yang lebih memalukan lagi, ada informasi pejabat Kampar yang bangga menjadikan gerase rumahnya tempat berjejernya jendaraan dinas laksana sebuah “dealer” mobil dinas.

Namun, dalam hati saya berharap, semoga isu dan informasi itu tidak benar adanya. Karena saya yakin, pejabat Kampar masih memiliki hati nurani dan tahu malu karena berada di negeri yang beradat.

Tetapi jika isu dan infomasi yang saya dengar itu benar adanya, dalam hati saya hanya bisa berdo’a, semoga Allah Azza Wajallah membolakkan hati pejabat Kampar agar hanya memakai mobil dinas sebagaimana mestinya. Semoga mobil dinas dapat dimanfaatkan sebagai penunjang kinerja dalam mengurus persoalan rakyat.

“Semoga kesadaran semua pejabat dapat menghantarkan Kabupaten Kampar menjadi Kabupaten yang maju dan lebih baik. Semoga dengan semangat pejabat dalam membangun negeri ini, dapat mencapai kesejahteraan masyarakat Kampar”, harapku dalam hati….

Catatan sore: (30/08/21) dari Adi Jondri…