Tim Pengabdian Kukerta BK UNRI 2021 Dukung Program Pencegahan Stunting & Membantu Posyandu Di Kelurahan Meranti Pandak

.

0
165

Meranti Pandak, (auramedia.co)-Membantu program Pencegahan Stunting dibutuhkan upaya yang cukup besar terutama untuk memenuhi gizi anak dan mengurangi angka kasus stunting di Indonesia. Berdasarkan data dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menyatakan bahwasanya jumlah kasus stunting di Indonesia mencapai 20% dimana angka ini melebihi batas toleransi.

Tim Kukerta BK UNRI 2021 di Kelurahan Meranti Pandak dengan Dosen Pembimbing Rezi Abdurrahman, S.E.Sy. M. Ak ikut berpartisipasi dalam mendukung program pencegahan stunting. Kamis, (12/08/21).

Dikarenakan angka penularan covid-19 yang cukup tinggi di Indonesia Tim Kuliah Kerja Nyata Balek Kampung Universitas Riau mengadakan kegiatan sosialisasi kerumah-rumah dalam bentuk pembagian brosur.Tidak hanya kegiatan sosialisasi kerumah-rumah Tim Kuliah Kerja Nyata juga membantu kegiatan Posyandu Mayang Terurai di Kelurahan Meranti Pandak.

Sosialisasi ini diawali dengan pembagian brosur ke rumah warga yang memiliki balita. Brosur ini memuat informasi seputar stunting dan cara pencegahannya.Kegiatan ini di dampingi oleh kader posyandu.
Setelah pembagian brosur , di hari selanjutnya Tim Kukerta membantu kegiatan posyandu hingga selesai. Tim Kuliah Kerja Nyata membagi menjadi beberapa orang Dimana ada yang bertugas mencatat tinggi dan berat badan balita, Membantu memberikan vitamin pada balita.Serta ada juga yang memberikan paket makanan sehat (bubur) dan juga MPASI.

“Tim kami berharap besar adanya perubahan setelah sosialisasi ini bagi masyarakat sekitar.Serta juga pengetahuan masyarakat akan informasi Stunting dan pencegahannya semakin luas”. Ucap Risky Selaku ketua tim KKN BK 2021

“Dengan adanya Adik-adik Mahasiswa Kukerta disini dapat membantu pekerjaan saya dalam mengelolah Posyandu Mayang Terurai di Kelurahan Meranti Pandak Khususnya RW 02” Ungkap Ibu Kader Posyandu.

Masyarakat sekitar sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Tim kukerta. Adanya sosialisasi ini memberikan dampak positif bagi pengetahuan masyarakat sekitar tentang stunting dan pencegahannya.

Besar harapan tim kukerta terhadap masyarakat sekitar akan pengetahuan mengenai stunting dan pencegahannya . Dengan adanya sosialisasi ini mereka dapat menerapkan ilmu yang didapat serta mencegah dan mengatasi permasalahan stunting.
“Kami juga ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut,”ujar mahasiswa Mewita.(Redaksi)