Komisi IV DPRD Kampar Monitoring Pelaksanaan Pembangunan Jalan yang Menelan Anggaran Rp. 1,7 Milyar Lebih di Kecamatan Kampar

0
436

Kampar, auramedia.co – Guna menjalankan fungsi dan tugasnya, Komisi IV DPRD Kampar lakukan monitoring terhadap pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan jalan Kabupaten Kampar pada paket jalan Dusun Tibun Tonang dan jalan Dusun Pauh, Jalan Ranah Singkuang dan Jalan Workshop Batu Belah. Sesuai dengan instruksi Ketua Komisi IV DPRD Kampar, setiap anggota yang melakukan monitoring terhadap pelaksanaan proyek jalan, maka harus lebih memperhatikan persoalan basenya, baik base A, base B, maupun base C nya.

Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar dari Frakasi Golkar, Agus Candra, S. IP melalui anggota Komisi, Syafii Samosir seusai melakukan monitoring kegiatan penyelenggaraan jalan Kabupaten Kampar, (07/09/21) di Desa Ranah Singkuang Kecamatan Kampar kepada wartawan mengatakan, bahwa selain untuk menjalankan fungsi dan tugasnya, komisi IV DPRD Kampar melakukan monitoring guna memastikan agar pelaksanaan proyek jalan telah sesuai dengan spesifikasi dan peraturan yang ada.

Kepada wartawan Syafii Samosir menjelaskan, sesuai dengan hasil monitoring dan laporan serta penjelasan dari PPK, proyek sebesar Rp. 1.716.346.000,00 yang menggunakan APBD Kabupaten Kampar tahun 2021 yang berlokasi di Kecamatan Kampar tersebut secara keseluruhan telah terlaksana dengan baik. Namun, yang perlu menjadi catatan adalah pekerjaan bahu jalan. Diharapkan pada pekerjaan bahu jakan nanti, harus diperhatikan pembuangan air ke saluran irigasi yang terdapat di sepanjang jalan Ranah Singkuang. Sehingga irigasi yang tingginya melebihi dataran jalan, tidak mengakibatkan pengendaban air yang dapat merusak kondisi jalan, ungkap Syafii Samosir.

Melalui media Syafii Samosir juga menyampaikan, agar pekerjaan pada permukaan aspal juga dijadikan sebagai bahan evaluasi. Sehingga jalan yang kita bangun tersebut benar-benar bermanfaat bagi masyarakat secara optimal, ungkap Syafii Syamosir.

Kepada media Syafii Samosir juga menjelaskan, bahwa Ketua Komisi IV DPRD Kampar selalu mengingatkan, bahwa setip anggota yang turun ke lapangan untuk melajukan monitoring, mesti diperhatikan base jalan. Baik base A, base B, maupun base C, ungkap Syafii Smaosir.

Anggota Komisi IV DPRD Kampar dari Fraksi Golkar, Syafii Samosir saat monitoring kondisi pembangunan jalan aspal di Desa Ranah Singkuang Kecamatan Kampar.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Kampar, Aladin Mukhtar, ST kepada wartawan mengatakan, bahwa proyek sebesar Rp. 1.716.346.000,00 adalah pembangunan jalan aspal AC-WC sepanjang 1.400 meter. Jalan tersebut terdiri dari tiga ruas (tiga lokasi). Diantaranya jalan Ranah Singkuang sepanjang 500 meter, jalan Tibun Tonang sepanjang 400 meter dan jalan wokshop Batu Belah sepanjang 500 meter, ungkap Aladin.

Kepada wartawan Aladin juga menjelesakan, bahwa pelaksanaan jalan aspal AC-WC ( Asphalt Concrete-Wearning Course) tersebut telah mengacu kepada Petunjuk Teknik (Juknik) formula, dan semua pekerjaan sesuai dengan spesifikasi kontrak yang disepakati bersama rekanan.

Aladin juga menjelaskan, bahwa lapis fondasi agregat klas A (Base A) menggunakan aggregat kasar. Yakni batu pecah/ split ukuran 2-3 cm, 1-2 cm yang berasal dari Pangkalan Provinsi Sumbar, dan agregat halus terdiri dari abu batu, pasir dan sedikit tanah untuk pengikat, ungkap Aladin.

Sebagaimana diketahui, bahwa Menurut Bina Marga (2018), Lapisan Lapis Aspal Beton-lapis Aus (Asphalt Concrete-Wearing Course, AC-WC) merupakan salah satu dari tiga lapisan didalam Lapis Aspal Beton (Laston). Laston terdiri dari 3 lapis: AC-WC, AC Lapis Antara (AC-Binder Course), dan AC Lapis Fondasi (AC-Base). Menurut Pusjatan (2019), laston merupakan campuran beraspal yang merupakan kombinasi campuran antara agregat dan aspal. Aspal berperan sebagai pengikat atau lem antar partikel agregat, dan agregat berperan sebagai tulangan.

Kepada wartawan Aladin juga menjelaskan, bahwa semua pekerjaan yang selesai, yakni jalan Ranah Singkuang sepanjang 500 meter dan jalan Tibun Tonang sepanjang 400 meter telah sesuai spesifikasi. Semuanya telah diukr secara baik. Untuk menentukan kualitas base telah kita lakukan pengujian secara labor, Untuk menentukan Ketebalan Lapis Pondasi Agregat kita lakukan Test Pit, dan untuk menentukan kepadatan lapangan dilakukan menggunakan alat Sandcone Test. “Semua pekerjaan telah kita uji dan kita ukur sesuai dengan spesifikasi kontrak yang ada”, jelas Aladin.

Kepada wartawan Aladin juga menjelaskan, bahwa pelaksanaan pekerjaan kegiatan penyelenggaraan jalan Kabupaten Kampar di Kecamatan Kampar yang menelan anggaran APBD Kampar tahun 2021 tersebut, telah sesuai dengan time schedule kontrak. Pekerjaan jangka waktu pelaksanaan hingga pertengahan Desember tahun 2021 tersebut telah selesai 60%. Pekerjaan 60% tersebut terdiri dari jalan Ranah Singkuang 500 meter, jalan Tibun Tonang 400 meter. Sementara pekerjaan 40% yang belum selesai adalah ruas jalan workshop Desa Batu Belah. “Dengan waktu pekerjaan yang tersedia hingga pertengahan Desember 2021, kita yakin paket pekerjaan jalan ini selesai pada time schedule dan sesuai dengan spesifikasi kontrak yang ada”, ungkap Aladin. (adi jondri).