PT. SPR RAIH TOP BUMD AWARD 2021 BERSAMA GUBERNUR RIAU SEBAGAI PEMBINA TERBAIK BUMD

0
267

Jakarta, auramedia. Co – Atas kinerja positif yang telah dilakukan dan setelah melalui penilaian juri, PT. Sarana Pembangunan Riau (SPR) berhasil meraih prestasi dengan menerima Top BUMD AWARD 2021. Penghargaan yang diterima PT. SPR yaitu Top BUMD Award dan Top CEO BUMD Award 2021. Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan pada Malam Penganugerahan Top BUMD Awards 2021 di Hotel Raffles Jakarta pada Hari Jum’at (10/9). Penghargaan sebagai salah satu peraih Top BUMD AWARD 2021 langsung diterima oleh Direktur PT SPR, Fuady Noor, SE.

Fuady Noor usai menerima penghargaan mengatakan bahwa dua award ini merupakan satu penghargaan kinerja sekaligus sebagai motivasi untuk terus menjadikan PT SPR menjadi BUMD terbaik.

“Kita bersyukur atas penghargaan ini sebagai legitimasi kinerja perusahaan terutama masa pandemi yang sulit ini kami masih tetap tumbuh. Ini juga sebagai motivasi agar kami terus berupaya menjadikan PT. SPR lebih berkembang dan menjadi yang terbaik sesuai visi kami,” ujar Fuady.

Ketua Pelaksana dari Top BUMD Award 2021, Lutfi Handayani, dalam sambutannya mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi atas kinerja BUMD yang dinilai telah mampu memberi kinerja terbaik dalam pembangunan daerah. Hal lainnya yang dinilai yaitu BUMD mempunyai strategi inovasi masa pandemi sehingga perusahaan tetap tumbuh.

“Top BUMD Award 2021 ini diikuti 182 BUMD dari 1149 BUMD dan ajang ini merupakan penghargaan terbesar bagi BUMD di Indonesia. Kegiatan ini adalah untuk mendorong daya saing BUMD dan meningkatkan dukungan pemerintah dalam pembinaan BUMD,” ungkap Lutfi dalam sambutannya.

Disamping PT SPR, ajang Top BUMD Award 2021 ini juga menganugerahkan Award Top Pembina BUMD 2021 kepada Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si sebagai Kepala Daerah Pembina Terbaik BUMD atas komitmen dan dukungannya untuk memperkuat kinerja BUMD di Riau.

Ketua Dewan Juri, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ajang Top BUMD Award ini untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah dalam kaitan otonomi daerah saat ini. Metode penjurian yaitu wawancara secara virtual untuk menilai kinerja serta strategi bisnis dalam pencapaian visi misi, improvement, human capital, dan kontribusi BUMD bagi pembangunan daerah.

Menteri BUMN Erick Thohir, mewakili Wakil Presiden RI, dalam sambutan virtualnya mengharapkan BUMD dapat berperan lebih baik dalam pembangunan ekonomi.

“Dari 34 provinsi hanya ada 10 provinsi yang mempunyai pertumbuhan ekonomi meningkat saat ini. Oleh karena itu peran BUMD menjadi penting sebagai mitra pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah. Tantangan saat ini termasuk BUMN harus merevisi roadmap sampai 2024. Hal ini didukung 88 program strategis untuk menjadi Indonesia emas 2025,” jelas Erick.

Lebih lanjut dikatakannya sangat diperlukan sinergi BUMN dan BUMD yang mempunyai satu visi untuk pembangunan di berbagai sektor. Para pemenang Top BUMD Award telah menjadi motivasi dalam menjadikan institusinya sebagai pelayan publik dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui tata kelola yang baik.

Sementara sambutan Wakil Gubernur Lemhanas, Marsda TNI Wieko Sofyan, mengatakan BUMD merupakan pejuang ketahanan ekonomi dalam pembangunan daerah. Dua tahun pandemi yang saat ini masih terjadi dampaknya sangat terasa dalam bidang ekonomi, sosial, hingga politik. Apapun pilihan kebijakan saat ini tetap berdampak bagi mobilitas dan ekonomi masyarakat. Indeks ketahanan ekonomi tergerus oleh pandemi ini terutama daya konsumsi masyarakat. BUMD sabagai katalisator dan dinamisator dalam melaksanakan kebijakan pemerintah. Diharapkan BUMD dapat menjadi perintis aktivitas ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Mewakili Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Litbang Kemendagri, Ahmad Fathoni, menyampaikan BUMD harus mampu memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat. Oleh karena itu BUMD memerlukan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan agar BUMD bisa maju. Pemerintah sebagai pemilik BUMD harus memiliki portofolio untuk menyikapi hal yang harus dilakukan oleh setiap BUMD. Pemerintah Daerah harus mampu membangun sinergitas antar BUMD sebagai lokomotif ekonomi daerah. Komitmen pemerintah sebagai pemegang saham terutama dalam permodalan adalah hal yang sangat penting untuk penguatan BUMD sebagai agen pembangunan daerah. Saat ini BUMD harus cepat mengambil langkah dalam bersaing agar meraih kesempatan yang ada terutama masa pandemi saat ini.(rls/***)