DWP Kabupaten Kampar Taja Kegiatan Merangkai Bunga

0
106

Bangkinang Kota, auramedia.co – Sebanyak 30 peserta dari dinas dan bagian pemerintah daerah Kabupaten Kampar mengikuti lomba merangkai bunga yang di taja Dharma Wanita Persatuan (DWP) tingkat Kabupaten Kampar di Aula Kantor Bupati, Jumat (27/9/2021).

“Lomba merangkai bunga ini bertujuan untuk menyalurkan bakat dan kreasi bagi kaum ibu DWP agar dapat sekalian bersilaturrahmi”, kata Ketua DWP Kabupaten, Ny. Juli Mastuty saat membuka kegiatan itu.

Juli sangat bangga melihat upaya keras ibu-ibu untuk mengikuti lomba ini hingga belajar sampai ke Pekanbatu agar dapat menang dan menjadi yang terbaik.

“Dari kegiatan ini diharapkan agar tumbuh inovasi bagaimana merangkai bunga dan mengembangkan wawasan serta kreatifitas memanfaatkan bunga yang ada ditata menjadi lebih indah”, kata dia.

Dia sampaikan bahwa selain lomba ini, DWP juga menggelar lomba Festival Melayu Song yang tujuannya juga tidak lain sebagai upaya dapat bergembira, hilangkan suntuk, sehingga menjadi segar, sehat dan terhindar dari penyakit seperti saat ini pandemi covid-19, maka perlu meningkatkan imun.

Dia menyampaikan kepada dewan juri yang sengaja diundang dalam kegiatan itu memberikan penilaian objektif dari hasil terbaik.

Sementara itu Ketua Panitia, Ny. Jon Sabri menyampaikan bahwa yang menjadi peserta merangkai bunga ini semuanya adalah Ketua DWP dari unsur pelaksana dari bagian dan dinas yang ada di pemerintah Kabupaten Kampar.

“Selain lomba merangkai bunga, satu lomba lagi yang akan dilaksanakan pada 7 Oktober mendatang yakni lomba festival melayu song yang pesertanya juga dari satu orang pengurus DWP”, ujarnya.

Dia jelaskan bahwa dua macam lomba ini dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT DWP ke-22 tahun 2021.

Dewan juri yang hadir ada tiga orang yakni Hj. Darmiwati Taher (mantan ketua DWP Kota Pekanbaru), Ny. Samiwartini, dari Bangkinang yang kesehariannya adalah ASN guru seni dan budaya pada SMANSA Bangkinang dan Ny. Arfa dari Kuok, ASN guru di SMK Bangkinang Kota.

Darmiwati Taher yang diberi kesempatan menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa dia sangat bangga dapat diundang dalam acra itu.

“Saya sangat bangga dan tersanjung karena dapat hadir dalam acara ini”, kata istri Zamri Yakub (mantan Kadis Pendidikan Kampar) ini.

Dia katakan, “Menjadi juri itu susah, bagi yang tidak juara, jangan merasa tidak bagus, jangan merasa tidak enak atau berkecil hati”, ujarnya.

Usai itu, seluruh peserta kembali ke meja lomba masing-masing merangkai bunga yang telah mereka bawa dari rumah masing-masing diberikan waktu satu jam. (***)