Guna Memastikan Pelaksanan Proyek Sesuai Spesifikasi, Komisi IV DPRD Kampar Monitoring Pembangunan Aspal Jalan Poros Lima Desa Dan Peningkatan Jalan Danau Lancang-Tebing Lestari

0
187

Tanah Datar, auramedia.co – Guna menjalankan tugas dan fungsinya, Komisi IV DPRD Kampar lakukan monitoring pembangunan aspal jalan poros Desa Tanah Datar,  aspal jalan poros desa Intan Jaya, aspal jalan poros Muara Intan,  aspal jalan poros Rimba Jaya,  aspal jalan poros Rimba Makmur, (21/09/21) di Kecamatan Tapung Hulu. Monitoring Komisi IV untuk memastikan pembangunan tersebut terlaksana sesuai dengan spesifikasi yang ada.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kabupaten Kampar,  Hanafiah kepada wartawan, (21/09/21) di sela kegiatan monitoring di Desa Tanah Datar mengatakan,  bahwa maonitoring ini merupakan amanah undang-undang yang harus dilaksanakan oleh DPRD.  Setiap pekerjaan yang menggunakan APBD wajib dilakukan pengawasan,  agar pekerjaan tersebut terlaksana secara baik dan sesuai dengan spesifikasi pekerjaan tersebut, ungkap Hanafiah.

Kepada wartawan Hanafia menjelaskan,  bahwa Monitoring ini bertujuan untuk memastikan pekerjaan tersebut sesuai dengan spesifikasinya. Sehingga pekerjaan yang menggunakan uang rakyat ini,  benar-benar terlaksana secara baik dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara maksimal, ungkap Hanafiah.

Hanafiah juga menambahkan,  bahwa monitoring ini juga ingin mendengarkan tanggapan masyarakat terhadap pembangunan yang dilaksanakan.  Apakah masyarakat sudah merasa puas dengan pembabgunann tersebut,  atau masyarakat merasa kecewa karena pekrrjaannya tidak baik,  ungkap Hanafiah.

Kepada wartawan Hanafiah mengatakan,  bahwa sesuai dengan informasi dari tim tehnik PUPR,  pekerjaan aspal sepanjang 3 kilometer di lima desa tersebut telah sesuai dengan spesifikasi yang ada. Masyarakat melalui kepala desa Tanah Datar juga mengaku puas dengan pekerjaan tersebut,  ungkap Hanafiah.

Melalui media Hanafiah menghimvau, agar masyarakat dapat menjaga, memelihara, dan memanfaatkan pembangunan ini sebaik mungkon dan sebagaimana mestinya. Jika kafasitas jalannya hanya 5 ton, jangan pula diisi dengan beban 20 ton. Kita berharap masyarakat dapat menjaga ketahanan jalan, agar jalan tersebut dapat dirasakan manfaatnya sesuai dengan yang kita harapkan bersama, ungkap Hanafiah.

Komisi IV DPRD Kampar saat monitoring pembangunan aspal jalan poros lima desa kecamatan Tapung Hulu

Sementara itu,  Kades Tanah Datar,  Pardi kepada wartawan mengaku puas dengan hasil pekerjaan aspal tersebut.  Pardi bahjan mengatakan,  bahwa pekerjaan jalan tersebut jauh lebih baik dari pekerjaan jalan pada tahun 2014 yang silam.

Pardi juga mengatakan,  bahwa pembangunan aspal tersebut merupakan kebutuhan masyarakatnya. Semoga dengan pembangunan aspal ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat kami,  ungkap Pardi.

Melalui media Pardi juga mengatakan, semoga pekerjaan aspal jalan poros ini terus dilanjutkan. Karena masih terdapat ratusan meter lagi yang belum diaspal,  ungkap Pardi.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)  paket pembangunan aspal jalan poros lima desa,  Fahrizal Efendi,  ST kepada wartawan mengatakan,  bahwa pekerjaan yang menggunakan APBD tahun 2021 ini adalah pekerjaan aspal AC WC.

Fahrizal menjelaskan, pekerjaan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp. 6.239.925.000,00 terdiri dari pekerjaan Base B, Base A dan AC-WC. Semua material pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi, ungkap Fahrizal.

Fahrizal juga menjelaskan, bahwa untuk setiap pekerjaan selalu mendapatkan pengawasan yang ketat. Semua pekerjaan diawasi secara rinci dan terstruktur agar sesuai dengan spesifikasi yang ada, ungkap Fahrizal.

Menurut pantauan wartawan, setelah memantau pembangunan aspal jalan poros lima desa Kecamatan Tapung Hulu, tim Komisi IV DPRD Kampar melanjutkan monitoringnya melihat pelaksanaan paket peningkatan jalan Danau Lancang – Tebing Lestari.
Saat monitoring tersebut, tim langsung dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kampar, Agus Candra, S. IP, Syafi’i Samosir, SH, Hanafiah, dan Mahmud Zainuri. (Adi Jondri)