Kepala Bappeda Wakili Bupati Kampar Hadiri FGD Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Siak Hulu

0
68

SIAK Hulu, (auramedia.co)-Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, MSi wakili Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, SH, MH menghadiri Focus Group Discussion (FGD) 1 Penjaringan Isu Kewilayahan dan Isu Pembangunan Strategis Kawasan Perencanaan, dan Konsultasi Publik I Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Kawasan Perkotaan Siak Hulu Kabupaten Kampar, yang digelar di Hotel Labersa Siak Hulu, Senin (27/09/2021).

FGD tentang Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Siak Hulu digelar secara daring dan luring oleh Direktorat Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang Direktorat Jenderal (Ditjen) Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI.

Hadir pada kesempatan ini jajaran Pemerintah Provinsi Riau, Kepala OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Kampar, Perwakilan Kanwil BPN Riau Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kampar dan jajaran, pihak PLN, Kepala Desa Baru, Kepala Desa Tanah Merah, Kepala Desa Pandau Jaya dan Kepala desa Kubang Jaya, Asosiasi dan Perguruan Tinggi, Tim Penyusun RDTR OSS Kabupaten Kampar dan pihak lainnya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, MSi mewakili Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH, MH dalam arahannya menyampaikan bahwa Kecamatan Siak Hulu adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Kampar yang mempunyai arti penting dari sisi letak geografis yang terletak berbatasan langsung dengan kota Pekanbaru ibukota Provinsi Riau.

Berdasarkan Perda Nomor 11 Tahun 2019 tentang RTRW Kabupaten Kampar, Kecamatan Siak Hulu secara struktur ruang ditetapkan sebagai pusat pelayanan lingkungan (PPL), secara pola ruang ditetapkan fungsi utama adalah sebagai kawasan pemukiman dan kawasan peruntukan industri, selanjutnya sebagai kawasan strategis perkotaan penyangga ibukota provinsi Riau.

“Melihat arti pentingnya keberadaan wilayah Siak Hulu tentunya menuntut kita dalam melakukan perencanaan wilayah pengendalian pemanfaatan ruang dan pelayanan perizinan terhadap masyarakat yang memerlukan perizinan dalam berusaha atau melakukan pemanfaatan ruang lainnya diwilayah ini,” ujar Bupati.

Oleh karena itu kata Bupati, kepastian hukum pemanfaatan ruang tentunya menjadi modal utama sehingga memberikan arti penting dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perkotaan Kecamatan Siak Hulu ini.

“Semoga tujuan dari FGD Tahap I Penjaringan Isu Kewilayahan dan Pembangunan Strategis di Kawasan Perencanaan dan Konsultasi Publik I
Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Siak Hulu Kabupaten Kampar dapat tercapai sehingga dalam penyusunan RDTR ini sesuai dengan aturan yang berlaku serta harapan kita bersama,” harap Bupati.

Untuk itu Bupati Kampar mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pihak Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia melalui Subdit Sinkronisasi Wilayah I Direktorat Sinkronisasi Pemanfaatan ruang yang telah memberikan bantuan teknis dalam penyusunan RDTR kawasan perkotaan Siak Hulu Kabupaten Kampar.

“Kepada tim penyusun kami ucapkan selamat bekerja. Kami Pemerintah Kabupaten Kampar siap bekerjasama dan tentunya membantu secara penuh dalam penyusunan RDTR ini agar hasil yang dicapai sesuai dengan harapan kita bersama,” ujar Bupati.

Pada FGD ini, Indra dari tim penyusun menyampaikan materi tentang Konsep Rencana Struktur Ruang dan Rencana Pola Ruang. Juga ada materi tentang Pembahasan Konsep Rencana, Struktur, dan Pola Ruang dan Penetapan Isu Pembangunan Berkelanjutan Strategis dan
Prioritas.

Pada sesi diskusi banyak masukan yang disampaikan peserta FGD diantaranya oleh
Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Azwan, MSi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Kampar Ir. H. Suhermi, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Ali Sabri, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Zulia Dharma.

Kemudian ada masukkan dari Dirut PDAM M. Rusdi, Kepala Dinas Perkim Chalisman, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kampar, Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Yurisdian, Andri Miko dari DPMPTSP,, Kepala Desa Baru, Kepala Desa Tanah Merah, Kepala Desa Pandau Jaya, dan Kepala Desa Kubang Jaya dan banyak lagi masukan lainnya yang sangat bermanfaat untuk kesempurnaan dalam Penyusunan RDTR ini. (Rilis Bappeda)