Pembangunan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Kuok II Terlaksana Sesuai Time Scedhule

0
328

Kuok, auramedia.co – Petani sawah dan petani ikan yang memanfaat jaringan irigasi Kuok II dapat lega dan bahagia. Peket pekerjaan jaringan irigasi di Kuok II insya Allah akan selesai menjelang 05 Desember 2021. Pihak rekanan yang mendapatkan pengawasan melekat dari konsultan pengawas dan PPK, semenjak 3 (tiga) minggu yang lalu telah bekerja ekstra memanfaatkan cuaca yang baik, agar pekerjaan selesai 100% sesuai dengan kontrak yang disepakati.

Saat monitoring Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar, (04/10/21) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi permukaan (DAK Fisik Penugasan) pada paket rehabilitasi jaringan irigasi Kuok II, Jonuardi kepada wartawan mengatakan, bahwa pekerjaan dengan nomor kontrak: II/Kontrak/PKK-DAK-Irigasi/PUPR-BSDA/VII/2021, terlaksana sesuai time scedhule.

Jonuardi mengungkapkan, bahwa seluruh progres pekerjaan terlaksana secara positif. Mesti sempat terlambat karena dihukum kondisi cuaca yang buruk, setelah melakukan rapat dan kordinasi bersama konsultan pengawas dan rekanan, pekerjaan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp. 957.880.000,00 tersebut sudah terpacu dengan bekerja ekstra dan lembur. Rekanan bahkan telah menambah tenaga kerjanya untuk memacu pekerjaan tersebut. Sehingga saat ini, volume kerja sudah mencapai 40%, ungkap Jonuardi.

Sementara itu, Kabid SDA PUPR Kabupaten Kampar, Nursin Alij Eka Putra kepada wartawan mengatakan, bahwa pekerjaan yang berdampingan dengan jalan tol tersebut tidak mengalami kendala. Semua persoalan yang berhubungan dengan jalan tol, selalu dikordinasikan dengan pihak jalan tol secara baik.

Nursin menjelaskan, bahwa keberadaan jalan tol juga tidak menggangu eksistensi dan manfaat irigasi bagi petani sawah dan petani ikan yang berada di sepanjang jaringan primer dan saluran limpasan irigasi Kuok II tersebut. Pihak pelaksana jalan tol telah membangun spot jaringan primer dan saluran limpasan. Pihak jalan tol juga meluruskan jaringan primer dan sudah melaksanakan pekerjaannya. Sehingga diatas jaringan irigasi tersebut dapat dilewati jalan tol tanpa mengganggu fungsi dan manfaat irigasi tersebut, ungkap Nursin.

Kepada wartawan Nursin mengatakan, bahwa irigasi Kuok II tersebut memiliki 96 ha lahan potensial pertanian sawah dan banyak petani ikan. Irigasi Kuok tersebut sangat bermanfaat dan dibutuhkan oleh petani sawah dan petani ikan bagi masyarakat Kuok sekitarnya, ungkap Nursin.

Komisi IV DPRD Kampar saat monitoring pada pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Kuok II, (04/10/21).

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kampar, Agus Candra, S. IP didampingi anggota dari Fraksi Demokrat, Haswinda saat monitoring kepada Kades dan dinas PUPR yang hadir berharap, agar irigasi tersebut dapat dijaga dan dipelihara dengan baik. Kades dan dinas PUPR diharapkan dapat bermusyawarah bersama masyarakat agar sama-sama menjaga irigasi agar fungsi dannasupan airnya tetap terjaga dan terpelihara dengan baik, ungkap Agus Candra.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Ir. Azwan, M. Si mengatakan, agar masyarakat memiliki semangat untuk menjaga kearifan lokal di sekitar bendungan irigasi tersebut. Jangan biarkan lahan di sekitar bendungan irigasi tersebut gundul. Sehingga dapat menggangu asupan air di bendungan irigasi ini, ungkap Azwan. (adi jondri)