Pemuda Kampar Menuju Era Digitalisasi

0
262

Bangkinang Kota, auramedia.co  – Persoalan Pemuda mesti diurus secara serius dan baik. Persoalan pemuda tidak bisa diurus seperti mengurus “anak tiri”. Kita harus menciptakan pemuda Kampar yang terampil menuju era digitalisasi.

Demikian disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar dari Fraksi Golkar, Agus Candra, S. IP saat diskusi ringan, (06/1021) di salah satu warung kopi di Bangkinang Kota bersama beberapa tokoh muda Kampar.

Lebih lanjut wakil rakyat dikenal dekat dengan kaum muda mengatakan, bahwa persoalan pemuda itu sangat luas dan banyak. Persoalan pemuda tidak hanya mengurus Paskibraka dan O2SN saja. Persoalan pemuda mulai dari persoalan perilaku, prestasi, usaha (pendapatan), kesehatan pemuda. Saat ini, persoalan pendapatan ekonomi pemuda (lapanganan pekerjaan) merupakan persoalan yang mesti mendapatkan perhatian serius. Jangan biarkan pemuda kita menganggur karena tidak memiliki pekerjaan. Pemuda mesti memiliki pekerjaan atau usaha agar mereka tidak membuang waktu sia-sia yang dapat juga menjerumuskan mereka kepada hal-hal yang dapat merusak diri sendiri, masyarakat, nusa dan bangsa, ungkap Agus Candra.

Agus Candra menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kampar diharapkan dapat mendorong pemuda agar berpemikiran visioner dengan banyak gagasan. Pemerintah diharapkan dapat melakukan pembinaan kepada pemuda agar bisa bersaing di tengah kemajuan zaman saat ini. Pemerintah harus berupaya menciptakan pemuda maju menuju era digitalisasi, ungkap Agus Candra.

Dalam diskusi tersebut, Agus Candra yang dikenal dengan tagline “kawan awak” tersebut, juga mendukung rencana kebijakan pemerintah Kabupaten Kampar untuk membuat Satker yang khusus mengurus persoalan pemuda dan olahraga.

Sementara itu, Tokoh muda Kampar yang juga Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kampar,  Admiral, SP. M. Si dalam diskusi tersebut menawarkan, pemuda Kampar kedepan harus kita persiapkan sebagai pemuda yang siap menuju era Digitalisasi. Pemuda Kabupaten Kampar harus kita persiapkan sebagai pemuda yang melek digitalisasi. Jangan sampai pemuda kita tertinggal zaman yang tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi, ungkap Admiral. (adi Jondri)