Kepsek Ajak Masyarakat Ayomi Anak-Anak Belajar Ilmu Agama

0
54

Pelalawan, Auramedia.co – Kepala Sekolah Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Al-Hamid, Selida Nurjuliana SE mengajak masyarakat agar sama-sama mengayomi anak-anak yang belajar di MDTA Al-Hamid, karena memajukan anak bangsa dengan ilmu agama adalah tanggung jawab bersama.(13/10)

“Kami menghimbau dan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama mengayomi anak-anak MDTA Al-Hamid”, Tutur Selida Nurjuliana saat di wawancarai di MDTA Al-Hamid.

MDTA Al-Hamid berada di Jalan Surya Perkasa, Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, berdiri pada 27 Juni 2004 dan telah mendapatkan Piagam Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awaliyah dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan.

Kepala Sekolah MDTA Al-Hamid, Selida Nurjuliana juga menjelaskan bahwa anak-anak yang memiliki semangat menuntut ilmu agama di MDTA Al-Hamid tidak ada paksaan bagi siswa untuk harus berpakai seragam.

“Jadi yang tidak ada seragam pun tetap boleh sekolah, selain itu belajar di MDTA Al-Hamid pun gratis alias tidak dipungut biaya SPP atau Iuran wajib,” terangnya

Madrasah diniyah takmiliyah adalah sebuah lembaga pendidikan yang secara yuridis formal terpisah dengan lembaga pendidikan formal. Penambahan kata takmiliyah sendiri meneguhkan madrasah diniyah sebagai penyempurna atau pelengkap pendidikan formal yang biasanya dijalankan di pagi hari, sedangkan madrasah diniyah takmiliyah di sore harinya.

Madrasah diniyah takmiliyah secara hukum dilindungi undang-undang yakni PP 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Keagamaan, PMA 13 tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Islam, dan Perpres 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, di samping kekuatan-kekuatan hukum (peraturan) di level daerah.

Selida Nurjuliana menyampaikan bahwa MDTA Al-Hamid dalam menjalankan perannya juga mengajarkan siswanya untuk mempraktekkan ilmu agama di Masjid terdekat salah satunya melaksanakan sholat Asar berjamaah.

Curhatnya, bahwa masih ada masyarakat yang dalam melaksanakan sholat berjamaah khususnya sholat Asar merasa terganggu dan kesal karena masih ada anak-anak MDTA Al-Hamid yang ribut.

“Tentunya kami sebagai gurunya jadi berkecil hati, seharusnya kita nasehati mengingat mereka masih kecil,” tuturnya.

Kepala Sekolah MDTA Al-Hamid, Selida Nurjuliana berharap nantinya anak-anak atau siswa yang belajar di MDTA Al-Hamid dapat menjadi penerus bangsa dan agama yang dapat membawa kemajuan yang lebih baik dan berharap dukungan masyarakat sekitar agar bisa lebih baik kedepannya.

“Mari kita ayomi anak-anak kampung ini sama-sama, karena mereka juga kedepannya akan menjadi penerus bangsa dan agama,” ajaknya.

“Yuk majukan, ayomi dan didik bersama-sama,” ajaknya lagi.

Berdasarkan cerita Kepala Sekolah MDTA Al-Hamid, Selida Nurjuliana, MDTA Al-Hamid didirikan oleh Abdul Hamid Lubis (Allahumma Yarhamhu) Beliau bukan seorang ulama, ustadz atau sarjana tetapi seorang perantauan dari Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Pembangunan MDTA Al-Hamid bermodalkan dana pensiun hari tua beliau saat bekerja disalah satu perusahaan, kemudian beliau mewakafkan tanahnya untuk pendirian MDA.

“Dulu ada 2 kelas yang berdindingkan papan dan beralaskan tanah. Namun sekarang Alhamdulillah sekarang gedungnya sudah permanen karena mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten,” jelasnya.

Kembali dijelaskan Selida Nurjuliana bahwa pendiri MDTA Al-Hamid dulunya selalu mengatakan dari awal berdirinya supaya anak-anak yang ada disekitar bisa sekolah (gratis) dan tidak perlu keluar kampung lagi untuk belajar.

“Alhamdulillah sampai sekarang pesan beliau masih kami jalankan sebagai sekolah gratis tanpa ada pungutan SPP,” imbuhnya.

Kepala Sekolah MDTA Al-Hamid, Selida Nurjuliana juga bersyukur karena merasa beruntung sebab MDTA Al-Hamid memiliki ustazah-ustazah atau pengajar yang sangat tangguh dan sangat luar biasa dalam mengajar para pelajar dan bukan lagi bermotokan “Ikhlas Beramal” melainkan “Panggilan Amal Akhirat”.

“Tentunya sangat beruntung memiliki Uztazah-ustazah yang luar biasa disini, adapun visi dan misi MDTA Al-Hamid yaitu ikhlas mencerdaskan anak-anak bangsa melalui ilmu agama,” jelasnya sambil terharu.

Sebagai informasi saat ini juga MDTA Al-Hamid masih membutuhkan dana untuk membangun atau penambahan ruangan dan fasilitas lainnya seperti kamar mandi/toilet untuk itu jika ingin informasi lebih lanjut bisa menghubungi Kepala Sekolah Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Al-Hamid, Selida Nurjuliana SE dengan nomor 0823 8418 0584.

“Pembangunan kamar mandi atau toilet lagi dalam proses pembuatan jadi kita juga berharap butuh dukungan semua pihak untuk membantu pembangunan MDTA Al-Hamid ini supaya lebih baik kedepannya, selain itu ruangan tempat belajar juga sudah ada bocor dan kaca jendela sudah ada yang pecah sehingga perlu perbaikan,” tutupnya. (Pjr)