Tanpa Papan Nama, Diduga Proyek Siluman untuk Bohongi Masyarakat.

0
225

TANGERANG, auramedia.co – Pekerjaan proyek pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah di RT 01 RW 01 Kp.Cigantik Desa Kedaung Kecamatan Mekar baru, Kabupaten tangerang. Provinsi Banten mulai disoroti oleh warga setempat.

 

Pasalnya, Pekerjaan proyek yang sudah berjalan hampir 4 hari ini tanpa papan nama proyek.

 

Hal itu kemudian mendapat sorotan dari warga RT 01 RW 01 Desa Kedaung bahwa proyek yang dibangun pemerintah dinilai proyek siluman, sebab sama sekali tidak terpasang papan nama informasi proyeknya saat melaksanakan kegiatan pekerjaan.

 

“Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan nama itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggaran,” tegas salah satu warga pada awak media ini,Kamis (16/12/21)

 

“Semestinya pihak pemborong atau kontraktor harusnya memasang papan informasi atau yang sering di sebut juga papan proyek”, ungkap warga Desa Kedaung yang minta tidak disebutkan namanya.

 

Dia sangat menyayangkan seperti pengawas lapangan memonitoring dan menegur rekanan agar memasang papan informasi proyek saat di mulai pekerjaan.

 

Menurutnya, sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

“Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan,” ungkap warga yang mengetahui betul tentang proyek itu.

 

Menurut pekerja kasar bangunan SPAL saat di wawancari mengatakan bahwa kami tidak tau mengenai anggaran, tapi kami di perintahkan untuk kerja saja, kami hanya di bayar upah harian saja, “ucap pekerja.

 

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan belum juga ada papan nama proyek,Dan saat di konfirmasi melalui pesan singkat atau WA Kepala desa seakan enggan menanggapi rekan media.

(Asep erry afriyanto)