Terlebar Se-Indonesia! Jembatan Aria Wangsakara di Banten Diresmikan

0
91

Jakarta, auramedia.co- Gubernur Banten Wahidin Halim meresmikan Jembatan Aria Wangsakara di Jl Syech Nawawi Al Bantani, Kota Serang. Jembatan ini mendapat rekor MURI karena memiliki lebar 33,8 meter dan menggunakan nama pahlawan nasional di masa Kesultanan Banten.

Peresmian jembatan dilakukan di satu ruas dengan disertai pesta rakyat. Jembatan ini merupakan salah satu proyek strategis daerah yang diresmikan gubernur setelah Jembatan Ciberang di Lebak dan Gedung RSUD Banten 8 lantai.

“Hari ini kita meresmikan jembatan megah, lebar, panjang dan jembatan ini kita namakan Aria Wangsakara, pahlawan nasional, imam besar dan ulama kesultanan,” kata Wahidin Halim dalam sambutannya, Kota Serang, Selasa (29/3/2022) tadi malam.

Pemilihan nama Aria Wangsakara karena pahlawan nasional ini tidak diragukan kontribusinya pada masa Kesultanan Banten. Ia juga termasuk salah satu orang di lingkungan kesultanan dan pejuang melawan penjajahan.

“Jembatan ini kuat, bertahan mudah-mudahan dan jadi sarana transportasi dan jadi manfaat bagi warga Banten,” papar Wahidin Halim.

Dalam waktu dekat, Wahidin menyatakan akan meresmikan Banten Internasional Stadium (BIS). Stadion itu katanya bahkan mengalahkan Jakarta Internasional Stadium atau JIS.

Gubernur juga menuturkan bahwa seluruh jalan milik provinsi sudah mantap tinggal ruas di bagian selatan yaitu Warung Banten. Tahun ini juga proses pembangunan dilakuan untuk RSUD Cilograng dan Labuan.

“Pokoknya membangun untuk memperbaiki, merubah peradaban masyarakat Banten sehingga ada ikon. Kita ada stadion bagus, jembatan bagus, jadi bangga jadi warga Banten,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan menyebut bahwa jembantan Aria Wangsakaar dibangun dengan anggaran Rp 164,9 miliar. Jembatan memilii bentang 90 meter dengan 8 lajur.”Jembatan ini menjadi jembatan terlebar di Indonesia,” ucapnya.

Ornamen jembatan menggunakan batik Sinayaksa dan Mandalika. Sebelum dibangun, jembatan lama di ruas ini jadi titik macet karena hanya lebar 5 meter.

“Kondisi jembatan lama, jembatan Bogeg hanya 5 meter, kondisinya kurang mendukung kelancaran lalu lintas, atas masalah tersebut program pembangunan jembatan menjadi salah satu prioritas berdasarkan arahan gubernur dan wakil gubernur,” ucapnya.

Sumber : detiknews