Guna Menjalin Silaturrahmi dan Persaudaraan Dengan Masyarakat Sekitar, Yonif 132/Bima Sakti bersama Persit KCK Cabang LVI Koorcab Rem 031 PD I/Bukit Barisan Bagikan Takjil Gratis

0
126
Salo, auramedia.co – Guna meningkatkan silaturrahmi dan untuk membangun persaudaraan dan kekeluargaan  dengan rakyat, Yonif 132/ Bima Sakti bersama Persit KCK Cabang LVI Koorcab Rem 031 PD I/Bukit Barisan bagikan Takjil Gratis kepada masyarakat di depan Batalyon Infantri 132 Bima Sakti Salo. Kegiatan kemasyarakatan itu dilaksanakan sebagai bukti kehadiran TNI di tengah kehidupan masyarakat. Rakyat adalah ibu kandung TNI.
Komandan Yonif (Danyonif) 132 Bima Sakti, Letkol Infantri Ahmad Fauzi melalui Dankipan C, Kapten Infantri Afrizal Ramadhan kepada wartawan di sela pembagian Takjil gratis yonif 132/ Bima Sakti dan Persit KCK Cabang LVI Koorcab Rem 031 PD I/Bukit Barisan, (21/04/22) di depan Batalyon Infantri 132 Bima Sakti Desa Salo Kecamatan Salo kepada wartawan mengatakan, bahwa kegiatan sosial kemasyarakatan tersebut dilakukan untuk menjalin silaturrahmi dengan masyarakat sekitar.
Kapten Inf. Aprizal mengatakan, bahwa TNI selalu dekat dengan masyarakat. TNI Kuat bersama rakyat, ungkap Afrizal.
Melalui media Afrizal berharap, TNI selalu berupaya menjalin persaudaraan dan kekeluargaan dengan masyarakat. Rakyat merupakan ibu kandung TNI. TNI juga berharap agar rakyat selalu mendukung TNI dalam upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, ungkap Afrizal.
Sementara itu, Guru Besar Bidang Sosial dan Politik Universitas Lambung Mangkurat, Prof Dr H Budi Suryadi dalam salah satu media Siber pernah mengatakan, bahwa sejarah Indonesia sudah membuktikan kehadiran TNI sangat penting dan selalu diperlukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“TNI sangat berperan dalam mendorong dan menciptakan persatuan dan kesatuan negara dan masyarakat Indonesia,” katanya.

Selain itu, TNI berperan penting dalam perubahan sosial di masyarakat Indonesia serta mampu beradaptasi dan bersama masyarakat mendorong dan menciptakan perubahan menuju pembangunan nasional maupun daerah. (Adi Jondri)