Pimpin Apel Gabungan Perdana, Pj Bupati Kampar: Tekan Kasus Stunting dan Penyalagunaan Narkoba yang Merusak Generasi. 

0
188

Bangkinang Kota, auramedia.co – Pasca dilantik menjadi PJ Bupati Kampar, Dr. H. Kamsol, MM memimpin Apel Gabungan Perdana bersama ASN dan THL di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, di halaman Kantor Bupati Kampar, Senin (30/5/2022) Pagi.

Demikian disampikan oleh Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM memberikan arahan pada Apel Gabungan Perdananya dengan Tema Stunting, Kesehatan dan Pendidikan.

PJ Bupati Kampar Dr. H. kamsol, MM terus gesa Penurunan angka Stunting di Kabupaten Kampar, menegaskan bahwa kasus stunting sangat berisiko menurunkan produktivitas pada  saat dewasa nanti dan menjadikan anak rentan terhadap penyakit, Penurunan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan seperti terhambatnya tumbuh kembang anak.

Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM selalu membangun komitmen bersama sekaligus mengambil langkah-langkah percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Kampar. Menurut dia, hal ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah pusat yang tertuang dalam Perpres Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024.

“Dalam upaya pencegahan stunting ini, tidak bisa dilakukan Pemerintah Daerah saja, Pemdes dan masyarakat juga harus bisa berkomunikasi dan bersinergi. Karena permasalahan stunting ini juga berkaitan dengan target pembangunan pemerintah pada bidang peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas,”ujar Kamsol.

Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM mengingatkan kembali tentang pentingnya Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Kampar terus mendorong pembangunan pendidikan agar semakin maju dan bermutu. Upaya peningkatan sarana prasarana pendidikan terus dilakukan, agar kegiatan belajar mengajar berjalan optimal. Kualitas tenaga kependidikan juga terus ditingkatkan dalam mewujudkan peserta didik berkualitas, “ujarnya”

Dr. H. Kamsol selaku Pj Bupati Kampar menegaskan tentang bahaya nya penyalagunaan narkoba untuk generasi muda kita, saya berharap untuk kepada tenaga pendidik buat pemahaman kepada generasi muda kita terkait narkoba dan juga bahaya yang mengintai dibalik penyalahgunaan narkoba. Bahaya yang mengintai saat ini adalah narkoba dapat mengintai dimana saja dan dapat diakses kapan saja.

“Saya berbincang cerita bersama kapolres kampar bahwa setiap hari beliau menangkap pengedar dan memakai narkoba, ternyata itu dilakukan kebanyakan dikampung kampung, ini tentunya merupakan rusaknya generasi muda, generasi bangsa kita. Tentunya kita harus selesaikan persoalan ini, gesa terus penangkapan yang merusak citra dan generasi bangsa, “tutup kamsol.” (advetorial/Riki Arfandi)