Sambut Era Tekhnologi dan Informasi 4.O, Dispersip Kampar serahkan Pinjam pakai Pustaka Desa. 

0
112

Sibuak, auramedia.co – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar terus menggesa percepatan peningkatan indeks baca dan indeks literasi dari berbagai aspek salah satunya dengan melengkapi fasilitas penunjang pelayanan, hal ini terlihat saat Ir. Nurhasani, MM menyerahkan pinjam pakai pustaka desa pada Selasa pagi (31/05/2022)di gedung pustaka desa sibuak kecamatan Tapung.

Menurutnya pustaka ini memiliki makna yang luas bukan hanya sekedar membaca namun juga pengembangan terhadap masyarakat sendiri, masyarakat bisa menjadikan pustaka sebagai pusat  pelaksanaan kegiatan, inilah berliterasi” ungkapnya.

Ini sesuai dengan program Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM dalam upaya peningkatan SDM masyrakat terutama Dalam menghadapi era 4.O dengan literasi, ini memiliki makna literasi membaca, literasi Tekhnologi maupun literasi lingkungan,” Kata Ir. Nurhasani, MM.

Selain itu Nurhasani juga menyampaikan bahwa, ada berbagai program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar untuk mendongkrak kualitas masyarakat antara lain Gerakan literasi untuk kesejahteraan Kampar maju (Geliat Kamu), wakaf buku untuk mengatasi Indonesia darurat buku ,dan antar jemput buku online, serta sebagaimana instruksi Pj. Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM beberapa waktu lalu tentang program prioritas 100 hari kinerjanya maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan mencanangkan “one village one library” ( satu desa satu pustaka) tentunya untuk mewujudkan itu, kita akan selalu berkoordinasi dengan Bupati” tuturnya.

Diakhir kalimat pejabat yang sudah lama malang melintang di dunia pemerintahan ini mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa sibuak Zulkarnaen Damanik yang juga mendukung penuh pustaka desa ini.

Dalam acara ini turut dihadiri oleh Camat Tapung yang diwakili oleh Indra Susilawati, S.Ip, Kabid Pengembangan dan Pembinaan pustaka Bambang, S.Ip, M.Si, Kasi Bidang pengembangan Srie Hasniati pustakawan Ashadi Ainun, Spdi, Musnimar, SE serta staff dari Dinas perpustakaan.(advetorial/Riki Arfandi).