Kamsol Canangkan Tanaman Padi Menjadi Ekonomi Baru Masyarakat Kampar

0
49

Sungai Petai, auramedia.co – Penjabat Bupati Dr. H. Kamsol, MM, hadiri temu ramah dengan masyarakat Kampar Kiri Hilir di kediaman H. Januar Rambo, SH, Rabu, (01/06/2022) didesa Sungai Petai, Kecamatan Kampar Kiri Hilir.

Pada temu ramah itu dihadiri oleh tokoh muda Kabupaten Kampar yang juga Ketua DPD PAN Kampar, Zulpan Azmi, ST., MT MM anggota DPRD Kampar dari Fraksi PAN, Diski, Asisten II Setda Kampar Suhermi, ST, Kadis Kesehatan Kampar, Dr. Zulhendra Das’at, Kadis Kominfo dan Persandian Kampar Yuricho Efril, S. STP, Kadis Perhubungan Amin Filda, Kadis Pemadam Kebakaran Arizon, SE, beberapa orang Kepala Dinas lainnya dan delapan kepala desa kecamatan Sungai Petai.

Dalam sambutannya pada acara temu ramah tersebut, Pj Bupati Kampar ini berencana akan menjadikan padi sebagai sumber ekonomi baru bagi masyarakat Kampar.

Hal itu telah direncanakannya dengan Sekda Kampar Drs. Yusri, M.Si dan beberapa OPD terkait, pada rapat kerja di ruang rapat Rumah Dinas Bupati Kampar, jum’at (27/5/2022) kemaren, mengenai pengolahan produksi padi seluas lebih kurang 500 hektar dengan sistem modern kerja sama BUMD.

Kamsol menjelaskan, untuk merealisasikan itu semua, Pemda Kampar akan mengunakan skala prioritas, yaitu mendahulukan mana yang lebih penting harus dulu dibuat. Tentunya agar keputusan ini tidak memberikan dampak buruk pada sosial masyarakat, jelas Kamsol.

Skala prioritas yang dilakukan Pemda Kampar ini merupakan langkah yang tepat dalam mendorong kemajuan dan perkembangan pembangunan negeri Serambi Mekah Riau ini.

“Inilah kedepannya kami akan usahakan bagaimana meningkatkan produksi padi supaya kita menjadi penyanggah padi minimal untuk kabupaten Kampar ini,” ungkap Kamsol.

Kebutuhan yang tinggi tidak diimbangi dengan anggaran yang memadai membuat Pemda Kampar harus benar-benar selektif lagi tentunya dalam mendahulukan mana yang perlu diperhatikan.

Hal itu disampaikan langsung Dr. H. Kamsol, MM pada temu ramah dengan masyarakat Kampar Kiri Hilir itu.

“Namun dari pada itu, kita sangat terikat oleh kekuatan kemampuan penganggaran. Walaupun sumber dana lainnya ada dari pemerintah provinsi, ada dari pemerintah pusat, Namun kebutuhan kita banyak, tidak seimbang dengan dana kita yang tersedia, ungkap Kamsol kepada masyarakat Kampar Kiri itu.

Untuk itu, Kamsol mengajak kepada Ninik mamak, Tokoh masyrakat, Alim ulama, kecamatan Kampar Kiri Hilir untuk bersatu mewujudkan Kampar yang maju dengan memegang teguh kepada semboyan dan falsafah Kampar yang di pegang erat oleh masyrakat Tali Bapilin Tigo, Tigo Tungku sajoangan. (Riki Arfandi)