H. Sapaat: “Lemtari Hadir Untuk Mendorong Lahirnya Peraturan Pemerintah Yang Berbicara Tentang Desa Adat”

0
49

Pekanbaru, auramedia.co – Kedatangan rombongan Lemtari Riau disambut hangat  Wakil Gubernur Riau, Brigjen. TNI (Purn), H. Edy Natar di rumah dinasnya, (07/06/22). Rombongan Lemtari Riau juga didampingi oleh Ketua DPP Lemtari, Datuk Suhaili.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia  (DPW Lemtari) Riau, H. Sapaat, S. Sos seusai pertemuan dengan Wagubri kepada wartawan mengatakan, bahwa keberadaan Lemtari akan memperkuat desa adat di Riau.
Kepada wartawan Sapaat juga menjelaskan, bahwa kedatangannya ke rumah dinas Wakil Gubernur Riau (Wagubri) adalah untuk silaturrahmi sekaligus pemberitahuan acara pengukuhan pengurus DPW Lemtari Riau yang akan dilaksanakan pada bulan Juli nanti. Kami juga menyampaikan, bahwa keberadaan Lemtari adalah untuk membangkitkan batang terendam. Lemtari akan berupaya agar lahirnya peraturan pemerintah yang berbicara tentang desa adat yang merupakan sebagai pilot preject Nasional desavadat di Provinsi Riau”, ungkap Sapaat.
Sementara itu, Ketua DPP Lemtari, DT. Suhaili mengucapkan terima kasih atas jamuan Wagubri terhadap rombongan Lemtari Riau di rumah dinasnya. Suhaili juga mengungkapkan, bahwa saat ini Lemtari sudah memiliki kepengurusan pada 27 provinsi dan 153 Kabupaten/Kota.
Suhaili juga menambahkan, bahwa saat ini Lemtari fokus dalam menjalankan 3 (tiga) program prioritas. Diantaranya, Pembentukan Desa Adat berdasarkan Undang-undang No. 06 Tahun 2014; Pembentukan tim registrasi perlindungan masyarakat hukum adat di Kabupaten; serta penertiban Peraturan Bupati Tentang Pembentukan Lembaga Adat Desa yang disupport dengan dana pembinaan adat, ungkap Suhaili.
Sementara itu, Wagubri, Edy Natar mengatakan rasa bangganya atas kehadiran rombongan Lemtari dalam rangka memperkuat dan mempererat rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Edy Natar mengatakan, bahwa saat ini kita mesti memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi. Karena komposisi masyarakat kita yang heterogen, yang terdiri dari berbagai suku, etnis dan agama. “Jika wawasan kebangsaan ini tidak kita miliki, maka akan menimbulkan masalah besar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”, ungkap Edy Natar.
Edy Natar juga menambahkan, bahwa kehadiran Lemtari di tengah kehidupan masyarakat Provinsi Riau diharapkan mampu menjadi wadah dan sarana perekat persatuan bangsa dengan wawasan Nusantara.
Edy Natar juga berharap, semoga pengurus DPW Lemtari Riau tetap solid dan bisa menjadi panutan di tengah kehidupan masyarakat. ” Sebagai pemerintah, kita berharap semua organisasi bisa menjadi mediator dan pencair suasana antara pemerintah dengan masyarakat”, ungkap Edy Natar.(Adi Jondri)