PJ Bupati Kampar ;  Water Front City Kembali akan di Bangun.

0
100

Bangkinang Kota, auramedia.co – Kerjasama Kementrian PU PR melaui Anggota DPR RI Dr Syahrul Adidi Ma’azat, Perencanaan pembangunan Waterfront City (WFC ) Bangkinang direncanakan akan kembali dilanjutkan.

Demikian disampaikan Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol,MM bersama Sekretaris Daerah saat meninjau lokasi Waterfront City di jembatan kembang Bangkinang, minggu (3/7/2022). Selain melakukan peninjauan ke Kawasan Waterfront City Kamsol juga melakukan Peninjuan ke Pasar dan jalan – jalan di seputaran Kota Bangkinang dengan berjalan kaki.

Saat peninjauan, Kamsol menyampaikan ini akan kita laksanakan pembanguna WFC memulai dengan pembangunan Turap. Dalam pembangunan turap ini, pemda Kampar akan bekerja sama dengan Kementrian PU PR melalaui Anggota DPR RI.

Seteleh selesai turap, pembangunan akan kita lanjutkan dengan pembangunan sarana olahraga santai dan Puja Sera. Di areal tepi sungai atau puja sera nantinya juga akan disajikan makanan khas Kampar.

Hal ini cepat kita lakukan guna menyambut pembukaan Tol Pekanbaru-Sumatera Barat . Di mana Bangkinang Kota adalah salah satu pintu Eksitnya. Dengan demikian perlu seluruh kenderaan dari Sumbar- Pekanbaru maupaun sebaliknya, bisa singgah di Bangking., inilah yang harus kita persiapkan “terang Kamsol”.

Selajutnya selain hal diatas, dalam pembangunan WFC ini jelas nantinya akan meningkatkan ekonomi masyarakat. Untuk itu, beruntung saat ini ada putra Kampar bapak Syahrul Aidi Ma’azat di Senayan untuk memperjuangkan.

Sementara itu terkait pasar Ramayana Bangkinang yang saat ini mulai kosong oleh pemjual, karena penjual lebih memilih diluar ramayana. Dengan demikiaml, kita akan pelajari kembali apa yang menjadi masalah pembeli tidak mau ke dalam ramayana dan akhirnya pemjual lari keluar ramayana.”terang Kamsol”.

Sementara itu Anggota DPR RI Dr Syahrul Aidi Ma’ azad l,Lc.MA akan sepenuhnya memperjuangkan Kampar di Senayan. Melalui Kementrian-kementrian, kita akan selalu berupaya melakukan kerja sama dalam programnya untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kampar.(advetorial/Riki Arfandi)