Setelah Mendapatkan Perawatan Intensif, Berat Badan Fenni Shofiyah Naik 7 Ons

0
198
Pekanbaru, auranedia.co – Semenjak mendapatkan perawatan intensif di RS. Arifin Ahmad Pekanbaru, Pasien penderita epilepsi warga Sukamulya Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar, Fenni Shofiyah mengalami kenaikan Berat Badan (BB) sekitar 7 ons. Pasien yang tidak bisa makan dan bicara tersebut, mendapatkan perhatian serius Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dr. Zulhendra Das’at kepada wartawan, (05/06/22) di ruang kerjanya mengatakan, bahwa berdasarkan pantauannya langsung bersama Kabid Yankes dr. Alimora dan Kasi Pembiayaan, Zoelmi Wardi di Rumah Sakit Arifin Ahmad Pekanbaru, pasien a.n Fenni Shofiyah yang sudah dirawat beberapa hari yang lalu, sudah mengalami kenaikan berat badan. Dari informasi yang kita dapat, Berat Badan pasien Fenni Shofiyah  meningkat sekitar 7 ons, ungkap Zulhendra.
Lebih lanjut Zulhendra Das’at mengatakan, bahwa Fenni Shofiyah merupakan pasien yang menderita penyakit epilepsi semenjak berumur 5,5 tahun yang lalu. Informasi dari orang tuanya, Penyakit epilepsi yang dideritanya akibat terjatuh sewaktu main di sekolahnya. Semenjak kejadian terjatuh tersebut, Fenny Shofiyah tidak bisa makan dan bicara. Karena tidak bisa makan, maka Fenny mengalami kekurangan energi protein, dan kondisi tubuhnya semakin lama semakin melemah, ungkap Zulhendra.
Zulhendra juga mengatakan, bahwa dari informasi orang tuanya juga, sewaktu kecilnya, Fenni Shofiyah telah mendapatkan imunisasi yang lengkap dari Posyandu. Tetapi surat-surat pengobatannya hilang, karena Fenni Sfofiyah rumahnya selalu pindah berpindah. Terakhir, bersama ibunya Kaerani, pasien Fenni Shofiyah berdomisili di RT.013/ RW.05 Dusun 3 Sido Makmur Desa Sukamulya Kecamatan Bangkinang, ungkap Zulhendra menceritakan apa yang disampaikan oleh orang tua Fenni ke dirinya saat membesuk Fenni di Rumah Sakit Arifin Ahmad Pekanbaru.
Melalui media, Zulhendra juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat Kampar khususnya kaum ibu-ibu yang memiliki Balita, agar membawa Balitanya ke Posyandu untuk mendapatkan imunisasi yang lengkap dan menimbang berat badan Balita secara rutin. Seluruh Balita harus mendapatkan imunisasi yang lengkap dan melakukan penimbangan Berat Badan untuk mengetahui pertumbuhan Balita dan antisipasi penyakit secara dini. Sehingga penyakit-penyakit yang dapat menyerang Balita, dapat kita hindari dan minimalisir secara dini, ungkap Zulhendra.
Zulhendra juga menjelaskan, bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar juga bekerjasama dan bersinergi dengan klinik dan praktik swasta yang telah mendapatkan izin dari pemerintah untuk pemberian imunisasi yang lengkap bagi Balita. Masyarakat juga bisa melakukan imunisasi di klinik dan tempat praktek swasta yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar melalui Dinas kesehatan Kabupaten Kampar. “Semua Balita diharapkan mendapatkan imunisasi yang lengkap dan melakukan penimbangan berat badan Balita secara rutin, sehingga kita dapat mengetahui dan mengantisipasi penyakit Balita secara dini”, ungkap Zulhendra.(Adv).