Sebanyak 259 Siwsa SPN Polda Riau Resmi Menjadi Bintara Polri

0
143

Tambang, auramedia.co – Setelah lebih kurang lima bulan mengikuti Pendidikan Pelantikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau tepatnya di Desa Sei Pinang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, akhirnya semua dinyatakan lulus dan resmi sebagai anggota Polri dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).

Hal tersebut terlihat setelah Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol,MM diwakili Sekda Kampar Drs Yusri,M.Si menyaksikan langsung Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal saat menutup secara resmi Pendidikan,  Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Diktukba Polri Gelombang 1 tahun 2022 di Lapangan SPN Polda Riau di Desa Sei Pinang Kecamatan Tambang, kamis (7/7/2022).

Sekda Kampar didampingi Camat Tambang Jamilus usai menyaksikan pengambilan sumpah Bintara tersebut, menyampaikan ucapan selamat kepada siswa dan orang tua yang saat ini telah resmi menjadi seorang Polisi Negara RI dibawah jajaran Polda Riau dengan SK Kapolri Kep.880.VII.2.1.2022.

Sesuai dengan amanat Presiden RI Joko Widodo pada puncak HUT Bhayangkara ke-76 kemaren, Yusri menyampaikan bahwa saat ini seluruh rakyat Indonesia menaruh harapan besar kepada Polri termasuk para bintara baru dilantik tadi.

Hal ini disebabkan kewenangan polri sangat besar menembus sampai tingkat desa untuk melindungi dan mengayomi rakyat Indonesia. Jadilah polisi yang disukai dan dicintai masyarakat.”harap Yusri”.

Sementara itu Kapolda Riau Irjen dalam amanatnya membacakan sambutan Karo SDM Mabes Polri Brigjen Pol Hawari, menyampaikan bahwa, ada lima hal yang harus dijaga dan dijalankan sorang anggota polisi.

Pertama terus menigkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, kemudian pegang teguh nilai tribrata atau nama baik polri, senentiasa terus membangun komunikasi santun kepada masyarakat, pemerintah dan jajaran polri sendiri.

Kemudian tingkatkan kemampuan ilmu pengetahun dalam pemgembangan diri dan mampu memgikuti perkembangan dunia global, serta  jadilah sosok panutan dan layani masyarakat sepenuh hati. Jangan skiti mastarakat, jangan kecewakan orang tua, dan istutusi Polri.”pinta Iqbal”.(advetorial/Riki Arfandi)