Satu Lagi JH Kampar Wafat di Tanah Suci

0
56

Kampar, auramedia.co – Kabar duka kembali melanda Jema’ah Haji (JH) Kabupaten Kampar Kelompok Terbang (Kloter) 05 Embarkasi Batam (BTH). Kali ini Bapak H Tuongku Razai Marusin Jali mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit An Nur Arab Saudi (Kota Mekkah Al-Mukarromah). Demikian disampaikan Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Fuadi Ahmad SH MAB, didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Zulfaimar SAg MAP, hari kamis (14/07/2022) diruang kerjanya.

Fuadi mengatakan, Bapak H Tuongku Razai Marusin Jali ini wafat pada hari rabu siang kemaren tanggal 13 juli 2022 pukul 12.00 WAS (Waktu Arab Saudi). Almarhum Bapak Razai ini tergabung dalam rombongan 4 regu 15, dengan nomor porsi 0400081871, nomor passport C6692869.

Lebih lanjut Fuadi menjelaskan, Almarhum Bapak Razai ini beralamat di Jalan Raya Pekanbaru Bangkinang, RT 01/RW 01, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang. Beliau meninggal dunia karena komplikasi dan diabetes.

Menurut informasi yang kita dapat dari Ketua Kloter 05 Embarkasi Batam atau Kloter 2 Embarkasi Haji Antara (EHA) Pekanbaru Bapak Syamsuatir, bahwasanya kemaren Bapak Razai masih bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji mulai dari Wukuf di Padang Arafah, mabid di Musdalifah bahkan untuk melontar jumrah.

Beliau sengaja mengambil nafar tsani dengan semangat yang tinggi. Tidak ada tanda apa – apa yang dilihat, bahkan sore kemaren beliau masih tampak segar dan menurut pengakuan istri beliau Ibu Hj Sariado Binti Taliali Picak, Bapak Razai sengaja meminta untuk di fotokan sebagai kenang – kenangan bagi anak-anak beliau. Tadi malam beliau langsung drop dan kami langsung merujuknya Ke RS An Nur. Beliau wafat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan dikuburkan di pemakaman Sharaya, jelas Syamsuatir.

Oleh karena itu, kita mangucapkan Innalilahi wainnailaihi rojiun dan turut berduka cita atas wafatnya jema’ah Haji kita Bapak Razai. Semoga Almarhum diterima segala amal ibadahnya dan ditempatkan ditempat yang mulia. Kepada keluarga yang ditinggal, diberikan ketabahan dan kesabaran atas ujian yang diberikan oleh Allah Swt. Yakinlah, inilah jalan yang terbaik diberikan oleh Allah Swt, pungkas Fuadi.(***)