Pj Bupati Kampar ; HIPMI Harus Bisa Berkaloborasi dengan UMKM Kampar

0
93

Bangkinang Kota, auramedia.co- Dalam Forum Bisnis dan rapat Kerja yang dilaksanakan Badan Cabang – Himpunan Pengusaha Muda Indinesia (BPC-HIPMI) Kabupaten Kampar, dengan para pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro Kecil Menengah, rabu (24/8/2022).

Kegiatan yang di laksanakan di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar tersebut, hadir langsung Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol,MM dan beberapa para narasmber antara lain,
Ketua Bidang Pendidikan Dewan Ekonomi Indonesia Timur Yanti Sri Yulianti, Kertua BPC Hikmi Riau Rahmad Ilahi.

Kemudian Ketua Basnas Kampar Puwadi, M.Si, Anggota DPRD Kampar Agus Candra,S.IP, Akademisi UP Bangkinang Fahkry Rabialdy,M.HRM, Pelaku UMKM Nurhidayah Sari ,S.Pd,M.Si, dan pelaku UMKM Pertamaina Hulu Rokan Winda Hermalia.

Dalam diskusi singkatnya, Dr Kamsol menyampaikan harapan agar kedepan HIKMI Kampar bisa berkaloborasi dengan para pelaku UMKM khususnya yang ada di Kabupaten Kampar.

Dimana dalam kaloborasi ini, forum HIMKI lebih awal harus bisa membentuk sebuah koperasi. Dimana koperasi adalah wadah, dengan adanya sebuah koperasi mungkin bisa saling membantu atau subsidi silang. Akan tetapi, pengurus koperasi harus orang yang memiliki jiwa intervenershif.”terang Kamsol”.

Selnjutnya, Kamsol juga berharap bagaimana UMKM kita bisa masuk dunia Ekspor, hal ini sesuai dengan moto UMKM “Bangga Mendunia”. Makanya, saat ini Pemda Kampar telah melakukan MoU dengan Badan Riset Dan Inovasi Daerah (BRIND). Dalam hal ini ada sebuah Deputi yang menanggani UMKM dari Hulu sampai hilir” ternag Kamsol”.

Sementara itu Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Kampar Iwan Kurniawan,SH dalam laporannya menyampaikan, bahwa HIPMI bahwa HIPMI hadir sebagai jembatan dalam pengembangan UMKM Kampar.

Dalam pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19, HIPMI berharap banyak hal bagaimana nantinya bisa menjembatani dalam berbagi pengalam bersama pengusaha besar dengan pnegusaha UMKM kecil.

Sekali lagi, HIPMI adalah wadah bertemunya lebih kurang 18 ribu pelaku umkm yang ada di kampar. Dalam hal ini juga, baik sektor makro, perusahan maupun kelembagan dengan para UMKM lainnya.

Semoga dengan terjalinnya komunikasi dan kesamaan ini, akan tercipta nantinya kaloborasi dan kesepahaman untuk kerjasama yang saling menguntungkan bagi pengusaha kecil maupun besar.(advetorial/Riki Arfandi)