Akibat Pintu Air yang Jebol Akitivitas 2 Desa di Kecamatan Rangsang Terganggu, 1 Desa Terendam Banjir

0
191

Kepulauan Meranti, auramedia.co – Derasnya hujan disertai naiknya air laut, menyebabkan pintu air desa Tanjung Bakau, dusun 1 Sidomulyo, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti rusak parah, hingga menyebabkan banjir.

Anjang, warga desa Tanjung Bakau kepada wartawan Kamis, (13/10/2022) di Tanjung Bakau mengatakan, bahwa akibat pintu penahanan air yang jebol, rumah-rumah warga menjadi terendam, dan aktivitas diluar rumah pun terganggu, tutur Anjang.

Anjang menambahkan, meski air belum naik ke jalan, namun seiring volume air yang terus meningkat, tidak menutup kemungkinan jalan-jalan akan terendam, ungkap Anjang.

“Tiap kali air laut naik, warga menjadi resah akan hewan-hewan melata masuk kerumah. Dikarenakan air yang membanjiri,” ungkap Anjang.

Anjang berharap, banjir yang merendam desa Tanjung Bakau, dusun 1 Sidomulyo, mendapatkan perhatian dan perbaikan dari dinas-dinas terkait mengenai pintu klip yang rusak, harap Anjang.

Sementara itu, desa Gemala Sari, dusun Penapat, Kecamatan Rangsang juga mengalami hal serupa.

Pintu air sungai yang jebol akibat air laut yang meluap, mengakibatkan aktivitas berladang warga menjadi terganggu, terkhusus petani karet dan kelapa.

Kondisi pintu air Desa Gemala Sari yang rusak akibat tergerus air laut.

“Aktivitas memuat hasil karet dan kelapa warga menjadi terganggu akibat sulitnya memasukkan hasil keperahu,” ungkap Firdaus, warga desa Gemala Sari kepada wartawan didesa Gemala Sari, dusun Penapat Selasa, (13/10/2022).

Firdaus menuturkan, masyarakat sangat berharap adanya perbaikan dan perhatian dari pemerintah setempat dan dinas-dinas terkait mengenai pintu air desa Gemala Sari, dusun Penapat yang jebol, tutur Firdaus.

Firdaus menambahkan, terlepas dari pintu air desa Gemala Sari yang rusak, masyarakat juga mengharapkan adanya bantuan bagi warga desa berupa bibit-bibit padi dan jagung sebagai sumber pangan dan penghasilan baru bagi desa Gemala Sari, ungkap Firdaus.

Firdaus berharap, semoga pintu air desa Gemala Sari rusak bisa segera diperbaiki secepatnya. Agar aktivitas warga terkhusus petani karet dan kelapa desa Gemala Sari bisa bekerja dengan aman dan nyaman, harap Firdaus. (M. Isa/Emiy)