Ahmad Yuzar: “Kemenkop UKM RI Tengah Mengembangkan Pabrik Minyak Makan Merah pada Daerah Basis Sawit”

0
181

Bangkinang Kota, auramedia.co – Asisten 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Ahmad Yuzar, MT┬ásampaikan pidato Pidato Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia saat memimpin upacara Perayaan Hari Koperasi ke-76 Republik Indonesia Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Kampar. Upacara yang dilaksanakan di Lapangan Pelajar Bangkinang, (112/07/23) tersebut diikuti oleh Forkompinda Kabupaten Kampar, Kepala OPD, Pejabat eselon 3 dan eselon 4 serta seluruh ASN DAN THL di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Asisten 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Ahmad Yuzar, MT menyampaikan, bahwa koperasi merupakan organisasi ekonomi yang fungsi utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Untuk menyejahterakan anggota, koperasi menyelenggarakan berbagai usaha serta layanan sesuai kebutuhan anggota, ungkap Ahmad Yuzar.

Ahmad Yuzar juga menjelaskan, bahwa inti dari koperasi sebagai perusahaan adalah anggota sebagai pemiliki dan pengguna jasanya. Dengan menyatukan di bawah koperasi efisien, kolektif, maka posisi tawar menawar terhadap pasar serta konsolidasi sumber daya berbagai usaha dapat diselenggarakan. “Majunya usaha koperasi akan meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ungkap Ahmad Yuzar.

Ahmad Yuzar juga menyampaikan,bahwa pemerintah saat ini fokus pada pengembangan koperasi sektor riil guna membangun ekonomi anggota dan masyarakat yang lebih luas. Dari sisi peluang, koperasi sektor riil ini juga memiliki banyak potensi, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, jasa, pariwisata dan banyak macam usaha lainnya. Koperasi sektor riil harus menjadi pemain utama dalam potensi unggulan setiap daerah, ungkap Ahmad Yuzar.

Ahmad Yuzar mencontohkan, saat ini Kemenkop UKM tengah mengembangkan pabrik Minyak Makan Merah di beberapa provinsi basis sawit. Pabrik tersebut sepenuhnya dimiliki oleh para petani sawit anggota koperasi. Dengan pabrik itu, hilirisasi produk dapat dilakukan. Petani sawit tidak lagi hanya menjual Tandan Buah Segar (TBS), namun menikmati nilai tambah dari produk akhir yakni minyak makan merah tersebut, ungkap Ahmad Yuzar.

Ahmad Yuzar juga mengatakan, bahwa komoditas unggulan daerah harus dikembangkan dengan cara demikian. Koperasi bekerja di hulu dan di hilir, sehingga nilai tambah tinggi dan manfaat ke anggota meningkat, ungkap Ahmad Yuzar.

Sementara itu, melalui media Ahmad Yuzar berharap agar seluruh stakeholder berkontribusi dalam mengembangkan dan memajukan koperasi di Kabupaten Kampar. Seluruh koperasi di Kabupaten Kampar hendaknya terdata dan tertata secara baik dan benar. Para pengelola dan anggota koperasi diharapkan mampu menjadikan koperasi sebagai kekuatan untuk peningkatan ekonomi anggota dan masyarakat secara luas, ungkap Ahmad Yuzar.(Adi jondri)