Ada Info Rabies, Disbunnak Keswan Kampar Langsung Koordinasi Dengan Pihak Desa

0
28

KAMPAR(auramedia.co) – Informasi terkait kasus rabies di Kecamatan Salo, Kampar, Riau cukup menggegerkan. Betapa tidak, disebutkan telah terjadi tujuh kasus.

Ketujuh kasus itu disebut berasal dari gigitan anjing. Tersebar di desa beberapa desa. Salah satunya di kompleks perumahan karyawan PT. Ciliandra Perkasa, Desa Siabu.

Kabar tersebut seperti diungkap Camat Salo, Refizal dalam sebuah berita di media online beberapa waktu lalu.

Munculnya informasi itu langsung direspon Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kampar. Tim melakukan penelusuran ke lokasi.

Kepala Disbunnak Keswan Kampar, Ali Sabri melalui Kepala Bidang Keswan, drh. Deyus Herman mengatakan, tim berkoordinasi dengan Pemerintah Desa.

“Tim berkoordinasi dan menggali kebenaran informasi kasus rabies itu,” kata Deyus, Selasa (1/8//2023).

Menurut dia, tim mendapati adanya kasus gigitan anjing. Misalnya, empat kasus gigitan terjadi di Ciliandra sejak awal sampai pertengahan Juli 2023. Selain itu di Desa Salo Timur.

Dari hasil penelusuran itu, ia menyatakan, belum dapat dipastikan bahwa rabies memang terjadi. Sebab anjing yang menggigit warga tidak ditemukan lagi.

“Anjing yang menggigit sudah langsung dibunuh,” ungkapnya. Ia menjelaskan, anjing yang menggigit di Ciliandra diketahui baru beranak.

Selain itu, ada anak yang digigit saat memegang kue. Tetapi tidak satupun anjing yang menggigit itu ditemukan di lapangan. Sebagian informasinya sudah menghilang.

“Untuk memastikan ada rabies, bisa diketahui harus dari anjingnya. Ada hasil laboratorium yang menyatakan hewan itu positif rabies,” jelas Deyus.***